Pikiran Rakyat
USD Jual 14.331,00 Beli 14.031,00 | Umumnya berawan, 23 ° C

Benahi Sungai Citarum, Pemkab Karawang Sediakan Rp 1,7 Miliar

Dodo Rihanto
ILUSTRASI.
ILUSTRASI.

KARAWANG, (PR).- Pemerintah Kabupaten Karawang menyiapkan anggaran Rp 1,7 miliar dalam APBD 2019 guna mendukung program Citarum Harum. Dana tersebut di antaranya dialokasikan untuk menutup saluran limbah pabrik yang membuang limbah tanpa diolah ke Citarum.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang, Wawan Setiawan, Selasa 12 Februari 2019. "Dana sebanyak itu akan digunakan pula untuk mengawasi Sungai Citarum secara rutin," katanya.

Disebutkan pula, saat ini DLHK memiliki pasukan patroli air yang anggotanya direkrut dari aktivis lingkungan setempat. Mereka diberi sarana dan prasarana juga biaya pengawasan.

"Pasukan patroli air pula yang mengusulkan agar saluran limbah pabrik nakal ditutup pake cor. Hal itu dilakukan untuk menimbulkan efek jera terhadap semua pabrik yang masih nakal membuang limbah B-3 ke Citarum," ujar Wawan.

Disebutkan juga, alokasi anggaran yang disiapkan Pemkab Karawang akan dipakai untuk membeli armada pengangkut sampah. Sebab, selama ini masih banyak warga Karawang yang membuang sampah ke bantaran Citarum.

Menurut Wawan, sampah yang dibuang warga itu sangat mengganggu aliran Citarum. Bahkan, jika dibiarkan tidak diangkut sampah tersebut dipastikan bakal menghambat aliran air ketika volume air Citarum meningkat.

Disebutkan juga, saat ini setiap desa yang berada di wilayah bantaran Citarum diwajibkan membangun tempat pembuangan sampah sementara (TPSS). Namun anggaran pembangunan TPSS itu dialokasikan dari anggaran desa (AD) masing-masing.

Dengan demikian, lanjut Wawan, pembangunan TPSS tidak mengganggu anggaran yang dialokasikan DLHK. "Sejumlah OPD memang mendukung program Citarum Harum," kata Wawan.***

Bagikan: