Pikiran Rakyat
USD Jual 14.243,00 Beli 13.943,00 | Hujan singkat, 22.5 ° C

Terdengar Tiga Ledakan, Pertamina EP Balongan Terbakar

Gelar Gandarasa
PETUGAS mengamankan lokasi terjadinya kebakakaran di area Pertamina EP Asset 3 Balongan, Kabupaten Indramayu, Senin 4 Februari 2019.* GELAR GANDARASA/PR
PETUGAS mengamankan lokasi terjadinya kebakakaran di area Pertamina EP Asset 3 Balongan, Kabupaten Indramayu, Senin 4 Februari 2019.* GELAR GANDARASA/PR

INDRAMAYU, (PR).- Kebakaran melanda wilayah Pertamina EP di Balongan, Kabupaten Indramayu, Senin 4 Februari 2019. Beruntung kebakaran dilaporkan tidak menyebabkan korban jiwa. Saat ini penyebab kebakaran masih diselidiki oleh Pertamina EP.

Asap pekat hitam membumbung tinggi ke langit. Warga di sekitar kebakaran dievakuasi menjauh dari kebakaran. Tim awak media yang hendak mengabadikan pun tidak diperbolehkan mendekat ke lokasi demi alasan keamanan.

Salah seorang saksi mata, Feri menuturkan, sebelum kebakaran terdengar bunyi ledakan terlebih dahulu. "Ada tiga kali ledakan tapi tidak terlalu kencang,” katanya. Warga pun ketakutan mendengar bunyi tersebut. Dia menambahkan, dirinya tidak mengetahui penyebab kebakaran. Namun berdasarkan informasi yang ia dengar dari pekerja Pertamina, kebakaran disebabkan oleh percikan api dari mesin gerinda yang menyambar minyak di boiler.

Kebakaran itu terjadi pada pukul 9.40 hingga 10.15 di area Oil and Gas Transportation (OGT). Melalui Asisten Manager PR (Public Relations) Pertamina EP Robert, PR Manager Pertamina EP Hermansyah Y Nasroen mengatakan, api sukses dipadamkan pukul 10.15. “Kebakaran sudah dapat ditanggulangi dan saat ini api sudah padam,” ujar dia lewat pesan singkat.   

Dia menambahkan, hingga berita ini diturunkan petugas masih menyiramkan air untuk mendinginkan sisa-sisa kebakaran. Sedikitnya 6 mobil pemadam kebakaran dari Pertamina EP, MOR3, dan Kilang RU Balongan diterjunkan untuk menjinakkan api. “Kejadian kebakaran terjadi di sekitar Main Gathering Station OGT Balongan,” ungkap dia.

Robert menambahkan, penyebab kebakaran masih diselidiki oleh Pertamina EP. Begitu pun kerugian yang diderita masih dihitung. Saat ini, Pertamina EP fokus menangani masyarakat yang tinggal di sekitar kebakaran. Dia mengatakan, masyarakat diminta untuk menjauh sementara dari lokasi kebakaran demi keselamatan dan keamanan. “Sudah berkoordinasi dengan pihak Kodim, Koramil, Polres, untuk pengkondisian lokasi,” tegasnya.***

Bagikan: