Pikiran Rakyat
USD Jual 14.328,00 Beli 14.028,00 | Umumnya cerah, 19.6 ° C

111 Warga Kota Sukabumi Dapat Sertifikat Tanah Program PTSL

Fani Ferdiansyah
Ilustrasi sertifikat tanah.*/DOK. PR
Ilustrasi sertifikat tanah.*/DOK. PR

SUKABUMI, (PR).- Sebanyak 111 warga Kota Sukabumi mendapat sertifikat gratis Program Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL). Ratusan warga ini berasal dari dua kelurahan, yakni Nyomplong dan Warudoyong.

"Program sertifikat gratis ini merupakan program pemerintah pusat atau Presiden RI Joko Widodo untuk menyisir seluruh wilayah terdata melalui mekanisme sertifikasi secara keseluruhan," kata Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi di Sukabumi, Senin 4 Februari 2019.

Menurut Achmad Fahmi, program tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya yang berasal dari keluarga golongan menengah ke bawah. Selain itu, melalui program tersebut juga bertujuan agar seluruh masyarakat bisa memiliki sertifikat tanah atau bidang yang dikuasainya.

Kemudian, melalui program PTSL ini diharapkan Kota Sukabumi bisa menjadi kota lengkap dalam sertifikat.

"Kami pun mengimbau kepada masyarakat yang sudah mendapatkan sertifikat melalui program pemerintah pusat tersebut, tentunya bisa dijaga baik-baik kemudian jangan diserahterimakan kepada orang lain, karena sertifikat ini kepemilikan pribadi," ujar Achmad Fahmi.

Sementara itu, Kepala Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kota Sukabumi Abdul Wajah Ganjar, mengatakan untuk Program PTSL tahun ini Kota Sukabumi mendapatkan kuota dari pemerintah pusat sebanyak 3.500 bidang, ditambah 6.000 bidang tanah atau rumah untuk pemetaan. Dengan demikian, sehingga total kuota sertifikat yang didapatkan adalah 9.500 unit.

Ia menambahkan, Kota Sukabumi total sudah mendapatkan kuota sebanyak 30 ribu unit dan warga yang sudah mendapatkan sertifikat sebanyak 16.377 orang. Adapun rincian pelaksanaan PTSL pada 2018 untuk pengukuran sebanyak 23.731 bidang, pemetaan 23.166 bidang, K3 sebanyak 5.168 bidang K4 14.079 bidang.

"Pada 2019 ini Program PTSL dilaksanakan di 32 kelurahan yang sebelumnya telah ditetapkan penetapan lokasi berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kantor ATR/BPN Kota Sukabumi," ucap Abdul seperti dilaporkan Kantor Berita Antara.

Di tempat yang sama, warga Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong penerima sertifikat gratis, Siti Rian, mengatakan sangat terbantu dengan adanya program ini. Adapun luas lahan miliknya yang disertifikatkan kurang lebih 100 meter persegi.

"Bagi kami keluarga tidak mampu, adanya program ini tentu sangat terbantu, apalagi sudah puluhan tahun tanah yang kami miliki tidak bersertifikat. Untuk biayanya pun cukup murah hanya Rp 300 ribu," katanya.***

Bagikan: