Pikiran Rakyat
USD Jual 14.286,00 Beli 13.986,00 | Umumnya berawan, 22 ° C

Pegiat Lingkungan Garut Tolak Pengubahan Status Kamojang Menjadi Taman Wisata Alam

Yusuf Wijanarko
WARGA mengendarai sepeda motor menyusuri jalan setapak yang rusak akibat sering dilalui kendaraan roda dua, di Kawasan Cagar Alam Kamojang, Kabupaten Bandung, Kamis 17 Januari 2019.*/ADE BAYU INDRA/PR
WARGA mengendarai sepeda motor menyusuri jalan setapak yang rusak akibat sering dilalui kendaraan roda dua, di Kawasan Cagar Alam Kamojang, Kabupaten Bandung, Kamis 17 Januari 2019.*/ADE BAYU INDRA/PR

GARUT, (PR).- Pegiat lingkungan yang tergabung dalam Komunitas Tadaka Garut menyampaikan aspirasi penolakan terhadap peraturan pemerintah tentang pengubahan status hutan dari Cagar Alam menjadi Taman Wisata Alam di kawasan Papandayan dan Kamojang, Garut.

Mereka khawatir pengubahan status itu akan merusak ekosistem.

"Seharusnya penurunan status kawasan itu tidak dilakukan pemerintah pusat," kata Koordinator Aksi Kadaka Herdiana Taufik di sela-sela aksiyang digelar di Jalan Ahmad Yani, Garut, Minggu 27 Januari 2019.

Ia menuturkan, pencinta lingkungan di Garut meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk mencabut Surat Keputusan Nomor 25 tentang penurunan status cagar alam Papandayan Kamojang yang saat ini menjadi taman wisata alam.

Menurut dia, penurunan status dari cagar menjadi taman wisata alam dikhawatirkan akan berdampak buruk terhadap lingkungan serta  kehidupan satwa di kawasan itu.

"Sekarang saja hutan sudah mengalami kerusakan, apalagi statusnya berubah menjadi taman wisata alam," ucapnya seperti diberitakan Antara.

Ia mengatakan, alasan menolak pengubahan status itu adalah karena dampaknya pada ancaman bencana alam seperti banjir. Bahkan, bencana itu sudah terjadi yaitu banjir bandang Sungai Cimanuk yang menimbulkan korban jiwa.

Menurut dia, segala bencana alam yang terjadi tentunya ada keterkaitan dengan kondisi alamnya, salah satunya karena ada kerusakan hutan atau kerusakan alam lainnya.

"Bencana yang terjadi punya keterkaitan dengan kerusakan alam," katanya.

Ia berharap, aksi pencinta lingkungan Garut mendapatkan perhatian dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, kemudian mencabut surat Keputusan penguban status dari cagar alam menjadi taman wisata alam agar hutan tetap ada sesuai dengan fungsinya.

"Soal penurunan kawasan itu segera dicabut, Papandayan dan Kamojang harus tetap berstatus cagar alam," ucapnya.***

Bagikan: