Pikiran Rakyat
USD Jual 14.223,00 Beli 13.923,00 | Berawan, 22.4 ° C

Surya Kencana Jadi Ikon Wisata Bogor

WARGA berjalan kaki di kawasan jalur pendestrian Surya Kencana, Kota Bogor, Rabu, 23 Januari 2019. Pemerintah Kota Bogor menargetkan kawasan Surya Kencana menjadi kawasan  ikon wisata di Kota Bogor.*/WINDIYATI RETNO SUMARDIYANI/PR
WARGA berjalan kaki di kawasan jalur pendestrian Surya Kencana, Kota Bogor, Rabu, 23 Januari 2019. Pemerintah Kota Bogor menargetkan kawasan Surya Kencana menjadi kawasan ikon wisata di Kota Bogor.*/WINDIYATI RETNO SUMARDIYANI/PR

BOGOR,(PR).- Kawasan Surya Kencana akan disulap menjadi ikon wisata Kota Bogor. Wali Kota Bogor Bima Arya mendambakan, kawasan yang lebih tenar disebut kawasan Surken tersebut akan disulap menjadi ‘Kota China’ (Chinese Town)-nya Kota Bogor.

“Pembenahan Surken terus kita lakukan, trotoar kita bangun,  ornamen-ornamen khas Pecinan, kita bangun, kita sediakan tempat duduk di kawasan pendestriannya. Tiang-tiang lampu kita pasang, kita akan perkenalkan china town yang autentik dan original di sana,” ujar Bima Arya kepada “PR”, Rabu, 23 Januari 2019.

Sebagai tahap awal, Pemerintah Kota Bogor telah melakukan pembangunan jalur pendestrian di kawasan Surya Kencana.  Sementara pada 2019 ini, Pemerintah Kota Bogor akan kembali membangun jalur pendestrian yang belum tertata, dilanjutkan dengan memasang lampu dekorasi yang mencerminkan Kota China.

“Tahun kemarin baru jalur pendestrian sebelah kanan yang kita bangun, tahun ini sebelahnya lagi, “ kata Bima.

Menurut Bima, selain membangun infrastruktur, salah satu akselerasi yang akan dilakukan Pemerintah Kota Bogor yakni menata PKL Suryakencana.  Saat ini, Pemerintah Kota Bogor berupaya mengedukasi para PKL di  kawasan Pendestrian Surken untuk mau direlokasi ke kawasan eks Plaza Bogor. 

“Kami maklumi saat ini PKL enggan pindah ke sana, karena memang belum kita percantik. Nanti kalau sudah dipercantik, saya yakin PKL mau pindah ke sana. Kita memang akan bangun tempatnya di sana, konsepnya seperti di Singapura, ada sentra kuliner, jadi jajannya enggak di trotoar, nanti kawasan park  and ride  juga akan dibangun, semua akan dibicarakan dengan pedagang, ” ujar Bima.

Mengenai pembiayaan sendiri, Bima menyebutkan butuh ratusan miliar untuk menata kawasan Surken.  Selain mengandalkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Kota Bogor, Pemerintah Kota Bogor juga akan mengandalkan bantuan Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat untuk penataan kawasan Surken.

“Semua sumber dana kita manfaatkan, kita ingin benar-benar menjadikan kawasan ini sebagai kawasan ikon wisata.  Kita ingin kawasan Surken ini bisa seperti di Singapura, target kami ya 2-3 tahun ke depan bisa selesai,” ucap Bima.***

Bagikan: