Pikiran Rakyat
USD Jual 14.235,00 Beli 13.935,00 | Berawan, 24.4 ° C

Kalapas Gunung Sindur Bicara Soal Rencana Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir

Tim Pikiran Rakyat
Gerbang Lapas Gunung Sindur/IRWAN NATSIR
Gerbang Lapas Gunung Sindur/IRWAN NATSIR

CIBINONG, (PR).- Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Gunung Sindur Kabupaten Bogor, Sopiana bicara soal rencana pembebasan terpidana teroris Abu Bakar Baasyir. Para wartawan telah memadati lapas tersebut sejak pagi hari.

Sopiana menyatakan masih menunggu konfirmasi pimpinan terkait pembebasan terpidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir.

"Pembebasan Abu Bakar Baasyir itu saya masih menunggu konfirmasi pimpinan," kata Sopiana kepada wartawan seperti dikutip dari Antara, Rabu 23 Januari 2019.

Begitu pun soal kepastian tanggal keluarnya Baasyir, Sopiana mengaku belum mengetahuinya. Meski begitu pihak keluarga terpidana kasus terorisme tersebut sudah mengunjungi Lapas Gunung Sindur. "Hanya keluarganya saja yang berkunjung ke Lapas," ucapnya.

Pantauan wartawan PR, Irwan Natsir di lokasi, awak berbagai media massa sudah ramai di sekitar LP Gunung Sindur. Mereka bersiap untuk meliput rencana pembebasan ustad Abu Bakar Ba'asyir.

Sebagaimana diberitakan, Jumat 18 Januari 2019 pekan lalu pengacara senior Yusril Ihza Mahendra usai membezuk Ustad Abu Bakar Ba'asyir di LP Gunung Sindur menyatakan bahwa yang bersangkutan akan dibebaskan karena faktor kemanusiaan. Rencana pembebasan tersebut juga atas perintah Presiden Joko Widodo.

"Ustaz Abu Bakar seorang ulama yang harus dihormati dan kebebasan beliau perintah dari Presiden Joko Widodo atas nama kemanusiaan karena kondisinya sudah uzur dan keadaannya sedang sakit yang memerlukan perhatian dari keluarga," kata Yusril.

Bebas untuk masuk pesantren

Sementara itu, Abdul Rohim anak Abu Bakar Baasyir mengaku bersyukur atas dibebaskan ayahnya dari masa tahanan di Lapas Gunung Sindur.

Ia mewakili atas nama keluarga mengucapkan terimakasih sehingga Allah SWT membalas kebaikan Presiden Joko Widodo. Setelah bebas dari masa tahanan di lapas tersebut Abu Bakar Baasyir akan tinggal di Pondok Pesantren Al-Mu`min di Ngruki, Sukaharjo, Jawa Tegah.

"Bapak bebas murni sebagai warga biasa dan menjalani aktivitas sehari-hari di pondok pesantren," ujar Abdul Rohim.***

Bagikan: