Pikiran Rakyat
USD Jual 14.223,00 Beli 13.923,00 | Berawan, 22.1 ° C

Waspada, Tinggi Gelombang Laut di Perairan Selatan Jawa Barat Bisa Mencapai 4 Meter

Fani Ferdiansyah
GELOMBANG tinggi.*/DOK. PR
GELOMBANG tinggi.*/DOK. PR

BANDUNG, (PR).- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung menyatakan prakiraan tinggi gelombang laut maksimum di perairan Selatan Jawa Barat (Jabar) pada Rabu, 23 Januari 2019, bisa mencapai empat meter. Berdasarkan data dari bagian Data dan Informasi (Datin) Stasiun Geofisika Bandung, prakiraan tinggi gelombang di perairan sebelah Selatan Jabar di Rabu besok itu mencapai dua hingga empat meter.

Sementara perairan di sebelah Utara Jabar, diperkirakan setinggi 0,5 meter hingga 1,5 meter. Melansir Kantor Berita Antara, BMKG mengimbau warga untuk mewaspadai gelombang laut tinggi, khususnya bagi mereka yang bepergian dengan transportasi laut.

Warga yang akan bertolak dari pelabuhan seperti Tanjung Priok, Sunda Kelapa, Marunda, Kalibaru, Kali Adem dan PPS Nizam Zachman diimbau untuk tetap waspada. Data yang dihimpun dari laman resmi bmkg.go.id juga memperingatkan hujan ringan di beberapa wilayah. Stasiun Geofisika Bandung juga menyatakan prakiraan cuaca di wilayah Jabar Selasa 22 Januari 2019 ini secara umum cerah berawan.

Adapun wilayah yang berpotensi hujan ringan hingga sedang berada di sebagian wilayah Bekasi, Bogor, Depok, Karawang, Purwakarta, Subang, Indramayu, Subang, dan Sukabumi. Sedangkan antara siang dan sore harinya, secara umum berawan.

Sementara wilayah dengan potensi hujan ringan hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang berada di wilayah Bogor, Depok, Purwakarta, Cianjur, Sukabumi, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Pangandaran, Indramayu, Subang, Karawang, Bekasi, Cirebon, Kuningan, Sumedang dan Majalengka.

Untuk suhu udara wilayah Jabar bagian Utara ialah 22 hingga 33 derajat celsius dengan kelembapan udara 60 hingga 95 persen. Sementara itu, suhu udara wilayah Jabar bagian Selatan ialah 19 hingga 32 derajat celsius dengan kelembapan udara 60 hingga 95 persen. Sedangkan kecepatan angin di Jawa Barat untuk hari ini secara umum bertiup dari arah Barat hingga Barat Laut dengan kecepatan lima hingga 30 km/jam.

Supermoon

Untuk diketahui, fenomena supermoon yang terjadi bersamaan dengan gerhana bulan total pada 19-22 Januari 2019 akan mempengaruhi kondisi pasang maksimum air laut di wilayah-wilayah pesisir Indonesia. Menurut BMKG, dampak fenomena itu bisa mengganggu kegiatan transportasi, perikanan, produksi garam dan bongkar-muat di pelabuhan di wilayah pesisir utara Jakarta, pesisir utara Jawa Tengah, pesisir utara Jawa Timur, pesisir Cilacap, pesisir Tanjung Benoa, pesisir Kalimantan Barat dan pesisir Makassar di Sulawesi Selatan.

"Untuk wilayah Jakarta, bisa berpotensi banjir bila terjadi hujan lebat di wilayah hulu jika air tidak terserap, dan terhambat mengalir ke laut karena sedang pasang naik," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Mulyono Rahadi Prabowo .

Mulyono menjelaskan fenomena supermoon yang terjadi saat bulan berada pada posisi perigee, jarak terdekat bulan terhadap bumi, yang disertai dengan bulan purnama, bisa menyebabkan air laut pasang naik.

Oleh karena itu pejabat BMKG mengimbau warga yang tinggal di daerah pesisir waspada dan siaga mengantisipasi kemungkinan terjadinya pasang maksimum air laut.***

Bagikan: