Pikiran Rakyat
USD Jual 14.235,00 Beli 13.935,00 | Berawan, 20.6 ° C

Jokowi ke Garut, Warga Ingin Bertemu

Tim Pikiran Rakyat
PRESIDEN Joko Widodo.*/REUTERS
PRESIDEN Joko Widodo.*/REUTERS

GARUT, (PR).- Warga yang rumahnya terdampak program reaktivasi jalur kereta api (KA) Cibatu-Garut ingin bertemu Presiden Joko Widodo. Keinginan itu disampaikan karena Jokowi diagendakan berkunjung ke Garut Jumat 18 Januari 2019 ini.

Seorang warga Kampung Cibodas, Desa Keresek, Kecamatan Cibatu, Dede Nurhayati (38), menyatakan keinginannya menemui Jokowi bukan untuk memprotes kebijakan reaktivasi jalur KA. Ia mengaku hanya ingin berkeluh kesah.

"Ingin bertemu tapi bukan untuk protes apalagi menyatakan penolakan. Saya hanya ingin menyampaikan keluh kesah saja dengan kesulitan yang kami hadapi saat ini dengan harapan ada perhatian dari Pak Jokowi," ujar Dede.

Ia tidak keberatan bila rumah yang telah ditempati keluarganya selama 15 tahun dibongkar. Dede juga mengaku telah menerima uang dari PT KAI sebesar Rp 45 juta.

Uang itu untuk biaya bongkar rumah seluas 173 meter, yang pembangunannya di 15 tahun lalu menghabiskan anggaran hingga Rp 200 juta. Menurutnya, jika membandingkan uang bongkar rumah yang diterimanya sebesar Rp 45 juta, dengan biaya pembangunan rumah yang menghabiskan hingga Rp 200 juta, sudah barang tentu ia merasa dirugikan.

Namun Dede tak akan mempermasalahkan hal itu karena ia sadar jika rumah tersebut dibangun di lahan milik PT KAI. Reaktivasi jalur KA Cibatu-Garut membuat sebanyak 1.077 bangunan di atas lahan PT KAI akan dibongkar.

Saat ini, 230 pemilik bangunan telah menerima uang bongkar rumah. Dari pantauan “KP” di lapangan, progres reaktivasi jalur KA Cibatu-Garut saat ini memang sudah mulai terlihat. Rel sepanjang kurang lebih 50 meter di dekat pintu perlintasan Jalan Cibatu pun sudah nampak terpasang.

Namun rel tersebut terlihat masih belum terhubung ke bagian sisinya. Sebelumnya, Presiden Jokowi diagendakan untuk meninjau jalur kereta api (KA) Cibatu-Garut di Kabupaten Garut.

Persiapan untuk menyambut Jokowi telah dilakukan sejak jauh hari. Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung Joni Martinus mengatakan, berdasarkan agenda, Jokowi akan tiba di Stasiun Cibatu Jumat 18 Januari 2019 ini, sekira pukul 11.00 WIB.

 “Dari Jakarta Pak Jokowi akan berangkat dengan menggunakan pesawat hingga Bandara Husein Sastranegara Bandung. Selanjutnya dari Stasiun Bandung beliau akan naik kereta api hingga Stasiun Cibatu,” kata Joni Martinus.

Menurut Joni, maksud kedatangan Presiden Jokowi ke Stasiun Cibatu yakni untuk meninjau sejauh mana progress dari program reaktivasi jalur KA Cibatu-Garut. Terkait progres program reaktivasi jalur KA Cibatu-Garut, Joni mengakui proyek tersebut berjalan dengan lancar.(Aep Hendy S)***

 

Bagikan: