Pikiran Rakyat
USD Jual 14.243,00 Beli 13.943,00 | Sedikit awan, 22.9 ° C

Pria Tua Mengaku Tuhan di Sukabumi Dipastikan Mengalami Gangguan Jiwa

Ahmad Rayadie
KAPOLRES Sukabumi AKBP Susatyo Purnomo Condro, Kamis 17 Januari 2019, mengevakuasi pria tua yang mengalami gangguan jiwa dan yang menduduki Alquran.*/AHMAD RAYADIE/PR
KAPOLRES Sukabumi AKBP Susatyo Purnomo Condro, Kamis 17 Januari 2019, mengevakuasi pria tua yang mengalami gangguan jiwa dan yang menduduki Alquran.*/AHMAD RAYADIE/PR

SUKABUMI, (PR).- Markas Kepolisian Resort Sukabumi Kota, Kamis 17 Januari 2019 mengamankan seorang pria setengah baya yang telah berbuat ulah menduduki kitab suci Alquran.

Ulahnya sempat viral di media sosial karena menduduki Alquran dan menjadi perhatian warganet.

Polisi memastikan pelaku yang tidak diketahui identitasnya itu mengidap gangguan jiwa. Pelaku diamankan setelah ulahnya  viral di media sosial pada Rabu 16 Januari 2019. Pelaku kemudian diamankan  petugas pada malam harinya.

Kepastian bahwa pria tersebut mengalami gangguan kejiwaan didapat setelah dia dievakuasi ke Rumah  Sakit Umum Daerah R. Syamsudin SH untuk  menjalani observasi.

“Pelaku telah diperiksa  dokter spesialis jiwa. Dari hasil pemeriksaan, dia diyatakan mengalami gangguan jiwa. Pasien sekarang dalam perawatan di ruang Kemuning,” kata Wakil Direktur RSUD R. Syamsudin SH, Rina Hestiana.

Rina Hetiana mengatakan, gangguan kejiwaan yang dialami pelaku diduga sudah cukup lama. Hanya,  tim medis kejiwaan tidak menemukan tanda-tanda adanya pengobatan sebelumnya terhadap pelaku.

“Belum bisa diprediksi berapa lama karena harus diperiksa lebih lanjut oleh doker spesialis. Kami juga menunggu kalau ada pihak keluarga yang bersangkutan,” katanya.

Kepala Kepolisian Resort Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro mengatakan, setelah mendapat informasi ada seorang laki-laki yang menduduki Alquran di Masjid Agung Kota Sukabumi, polisi langsung bergerak dan melakukan penangkapan.

Susatyo Purnomo Condro mengatakan, saat petugas mengamankan pelaku di sekitar di Jalan Harun Kabir Kota Sukabumi, terungkap bahwa dia kerap berbicara sendiri. Bahkan ketika ditanya petugas, jawabannya tidak seperti orang normal pada umumnya.

"Setelah diamankan, kami rujuk ke rumah sakit RSUD R. Syamsudin SH untuk mendapat perawatan dokter kejiwaan. Hasilnya dinyatakan bahwa dia orang dengan gangguan jiwa,” katanya

Susatyo Purnomo Condro mengatakan, masyarakat diminta  untuk tidak lagi mengaitkan kejadian tersebut dengan isu apa pun. Apalagi kepolisian akan mengambil langkah tegas jika masih ada oknum yang menyebarluaskan video pelaku menduduki Alquran terlebih melakukan provokasi terkait kejadian tersebut.

 “Kami akan melakukan penegakan hukum bila masih berkembang isu yang kontra produktif terhadap ketenangan kenyamanan warga. Kami berterima kasih kepada warganet yang telah menyampaikan informasi ini,” katanya.

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi berharap, setelah mengetahui bahwa pelaku mengidap gangguan jiwa, rekaman video pelaku tidak lagi menyebar.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Sosial Dinas Sosial Kota Sukabumi, Aang Zaenudin mengatakan, dinasnya akan tetap berkoordinasi dengan instansi yang menangani persoalan tersebut, termasuk pascapenanganan sesuai  tugas dan fungsinya.

Dinas Sosial juga  siap membantu penanganannya dan bekerja sama dengan panti sosial yang siap menampung pria tersebut.***

Bagikan: