Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Langit umumnya cerah, 17.2 ° C

Puting Beliung Terjang Cilamaya Kulon, Puluhan Rumah Rusak

Dodo Rihanto
Angin puting beliung di Cilamaya Kulon merusak 31 rumah warga, Jumat, 11 Januari 2019. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.*/DODO RIHANTO/PR
Angin puting beliung di Cilamaya Kulon merusak 31 rumah warga, Jumat, 11 Januari 2019. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.*/DODO RIHANTO/PR

KARAWANG, (PR).- Angin puting beliung merusak puluhan rumah di dusun Kopo Timur dan dusun Tegaljaya, Desa Muktijaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Jumat, 11 Januari 2019, sekira pukuk 12.00 WIB. Terjangan angin menerbangkan genting-genting rumah dan melukai seorang warga setempat.

Akibat kejadian itu, kerugian masyarakat diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. "Ada 31 rumah yang rusak tertimpa pohon. 21 rumah di Dusun Kopo dan 10 rumah di Tegaljaya," ujar Camat Cilamaya Kulon, Basuki Rahmat.

Menurut dia, peristiwa terjadi saat sebagian warga menjalani salat Jumat. Kejadian itu membuat warga panik, sehingga kereka sempat berhamburan keluar rumah.

Dikatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun ada satu orang yang mengalami luka ringan yaitu Ma Ilik (70). Korban saat ini sudah mendapat perawatan dari klinik terdekat. 

“Laporan yang kami terima tidak ada korban jiwa dan yang terluka hanya satu orang,” jelasnya.

Disebutkan juga, saat ini pihaknya sedang mengerahkan semua personil kecamatan untuk ikut membantu warga yang rumahnya terkena dampak angin puting beliung tersebut. “Kami juga sudah melaporkan kejadian ini ke BPBD Karawang, agar warga bisa segera mendapat bantuan,” katanya.

Basuki menambahkan, warga yang rumahnya rusak parah menginap di rumah saudaranya. Sementara rumah warga yang tidak rusak parah masih bisa bertahan di tempat tinggalnya. 

"Kami berharap kejadian ini bisa segera ditangani oleh Pemkab dan warga bisa secepatnya bisa mendapat bantuan,” katanya.

Sementara itu, warga melakukan goyong royong untuk membersihkan material yang menutup akses jalan. Mereka juga bahu membahu membersihkan rumah-rumah warga yang menjadi korban.***

Bagikan: