Pikiran Rakyat
USD Jual 14.403,00 Beli 14.103,00 | Umumnya berawan, 22.5 ° C

Hawa Panas dan Asap dari Lantai Rumah Ternyata Akibat Listrik

Siska Nirmala
Iman Fathurohman/Kabar Banten
Iman Fathurohman/Kabar Banten

PANDEGLANG,  (PR).- Kapolsek Cikedal Iptu M Samsuri mengatakan, hawa panas dan asap yang keluar dari lantai rumah warga, ternyata akibat dari induksi arde listrik (grounding) yang tertanam di samping rumah. Diketahui, asap dan hawa panas muncul dari lantai keramik ruang tamu rumah milik Sarmani yang dikontrak oleh Asep, warga Kampung Kaduhapa RT 003/RW 001, Desa Babakanlor, Kecamatan Cikedal.

"Dari pihak badan vulkanologi dan PLN menyimpulkan, bahwa panas bumi yang keluar terdapat dilantai rumah milik saudara Samani tersebut, diakibatkan adanya arus induksi kabel arde atau kabel listrik yang mengalir melalui arde yang tertanam di samping rumah milik saudara Samani," kata Iptu Samsuri, Jumat, 11 Januari 2019.

Menurut Kapolsek, pemasangan arde tersebut adalah untuk menetralisir aliran listrik, jika sewaktu-waktu terjadi sambaran petir atau bahaya lainnya.

"Setelah dilakukan pengecekan, ternyata benar.  Ditemukan adanya pipa besi, sepanjang kurang lebih tiga meter yang teraliri listrik dan mengeluarkan suhu panas yang tinggi. Pipa besi tersebut diputus, dan pipa besi yang digunakan Arde tersebut dicabut oleh warga. Setelah dicabut pipa besi tersebut lantai rumah milik saudara Samani berangsur angsur menjadi dingin kembali," tuturnya.

Dia menjelaskan, setelah dipastikan aman, penghuni rumah bisa kembali menempati rumah. Pihaknya pun melepas garis polisi yang terpasang. 

"Kami sudah menyarankan kepada pemilik rumah saudara Samani, untuk membersihkan rumahnya dan diperkenankan untuk di huni atau digunakan kembali," ujarnya.

Sementara itu perangkat Desa Babakanlor, Kecamatan Cikedal Yaya Sunarya membenarkan bahwa warganya sudah kembali membersihkan rumahnya.

"Iya, setelah garis polisi tersebut di lepas oleh anggota polsek Cikedal, pemilik rumah juga sudah membersihkannya. Mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa, karena dari pihak terkait sudah menyatakan aman," ujarnya.(Iman Fathurohman/Kabar Banten)***

Bagikan: