Pikiran Rakyat
USD Jual 14.426,00 Beli 14.126,00 | Umumnya berawan, 26.7 ° C

Dua Benda Misterius dari Sungai Buntu Ternyata Hanya Suvenir 

Dodo Rihanto
DUA benda yang ditemukan nelayan Sungai Buntu, Kecamatan Pedes.*/DODO RIHANTO/PR
DUA benda yang ditemukan nelayan Sungai Buntu, Kecamatan Pedes.*/DODO RIHANTO/PR

KARAWANG, (PR).- Satuan Intelijen Kepolisian Karawang mengamankan dua benda yang keberadaannya sempat menghebohkan warga Kabupaten Karawang, Rabu, 9 Januari 2019. Dua benda tersebut dikabarkan ditemukan secara mistis oleh Inah (55), seorang nelayan, warga Sungai Buntu, Kecamatan Pedes dari dalam sungai.

Menurut kabar yang beredar, Inah sebelumnya bermimpi untuk mengambil dua benda dari dasar Sungai Buntu. Entah bagaimana caranya, Inah pun menemukan dua benda berwarna kuning keemasan itu.

Satu benda yang ditemukan Inah berbentuk perahu layar dengan dasar warna coklat, dan terdapat tulisan berbahasa Tiongkok. Satu benda lagi berbentuk naga yang dihiasi batu akik warna coklat, yang juga memiliki tulisan dengan bahasa Tiongkok.

Penemuan itu sontak membuat gempar masyarakat setempat. Mereka berbondong-bondong mendatangi rumah Inah untuk melihat dua benda tersebut.

Guna mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan, aparat setempat akhirnya mengamankan dua benda itu ke kantor Kepolisian Sektor Pedes.

Namun, penemuan benda itu terlanjur viral di media sosial, sehingga polisi membawa dua benda itu ke Mako Polres Karawang.

Tak ada nilai sejarah

Pihak Intel Polres pun medatangkan pegawai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Karawang untuk meneliti ke dua benda itu. Dari hasil penelitian secara kasat kata, dua barang yang ditemukan Inah itu merupakan benda biasa dan tidak memiliki nilai sejarah secuilpun.

"Dilihat dari ciri-ciri fisik saja ini benda biasa yang usianya di bawah 50 tahun. Saya yakin benda ini bukan berasal dari dasar sungai. Sebab, tidak ada korosi dan pemudaran warna," ujar Irwan Zulkarnain, Pamong Budaya, Bidang Kebudayaan pada Disbudpar Karawang, di Aula Mapolres Karawang, Rabu, 9 Januari 2019.

Kendati bertuliskan aksara Tiongkok, kata Irwan, benda itu hanya barang suvenir biasa alias bukan benda peninggalan sejarah. "Tulisan Tiongkok yang tertera pada benda berbentuk naga artinya adalah 'Selamat Panjang Umur ke 1000 tahun. Sementara tulisan Tiongkok yang ada di benda berbentuk perahu punya arti 'Kantong sudah penuh, barang harus kembali'," ujar Irwan menjelaskan.

Disebutkan pula, kedua benda itu bukan terbuat dari emas melainkan dari fiber dan diyakini banyak diproduksi di dalam negeri. "Kendati di wilayah Sungai Buntu sebelumnya banyak ditemukan artefak dan benda bersejarah lainnya, dua benda ini bukan termasuk benda peninggalan orang jaman dahulu," tuturnya.

Di tempat yang sama Kepal Satuan Intelijen Polres Karawang, Ajun Komisari Rezky menyebutkan, pihaknya mengamankan dua benda itu untuk meredam kegemparan masyarakat. Polisi juga sengaja mengundang pihak Diparbud agar masyarakat tahu, itu hanya benda biasa

"Jika tidak dijelaskan, kami khawatir masyarakat berbondong-bondong datang ke Sungai Buntu untuk mencari benda lainnya," kata Rezky.***

Bagikan: