Pikiran Rakyat
USD Jual 14.288,00 Beli 13.988,00 | Cerah, 23.8 ° C

Ma’ruf Amin Ingin Memenangi Pilpres 2019 di Kota Bogor

Fani Ferdiansyah
CAWAPRES nomor urut 01 Ma'ruf Amin (kanan) menerima kunjungan relawan Sarung (Santri Ngariung) di Rumah Situbondo, Jakarta, Minggu (30/12/2018). Dalam kesempatan tersebut relawan sarung mendeklarasikan dukungannya terhadap pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin sekaligus mengundang untuk menghadiri Festival Sarung di Bandung pada 19 Januari mendatang.*/ANTARA
CAWAPRES nomor urut 01 Ma'ruf Amin (kanan) menerima kunjungan relawan Sarung (Santri Ngariung) di Rumah Situbondo, Jakarta, Minggu (30/12/2018). Dalam kesempatan tersebut relawan sarung mendeklarasikan dukungannya terhadap pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin sekaligus mengundang untuk menghadiri Festival Sarung di Bandung pada 19 Januari mendatang.*/ANTARA

JAKARTA, (PR).- Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin ingin menang di Kota Bogor dalam Pilpres 2019. Ma’ruf Amin mengakui, Kota Bogor menjadi salah prioritas kegiatan kampanyenya, karena di wilayah tersebut Jokowi mengalami kekalahan dalam Pilpres 2014.

"Memang bogor daerah yang terus terang di Pilpres 2014 pak Jokowi kalah, sekarang harus menang, salah satu prioritas," kata Ma'ruf Amin di kediaman Rumah Situbondo, Jakarta, Sabtu 5 Januari 2019.

Ma'ruf Amin mengatakan, secara umum tiga provinsi yang menjadi prioritas kampanyenya yaitu Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta. Melansir Kantor Berita Antara, pada Sabtu ini Ma'ruf Amin berkeliling Bogor untuk memulai kampanyenya di tahun 2019.

Kegiatan Ma'ruf Amin di Bogor cukup padat. Ia dijadwalkan ziarah ke makam keramat Empang Habib Abdullah bin Muhsin Al Athos, ziarah ke Maqom Mama KH. Abdullah bin Nuh, ziarah ke Maqom Mama TB. Falaq bin Abbas silaturahmi dengan relawan dari kelompok Rumah Kerja Relawan serta menghadiri Manaqib Kubro dan Haul Tuan Syeikh Abdul Qodir Jaelani.

Sebelumnya Ma'ruf Amin pernah menyatakan dirinya akan semakin menggencarkan kegiatan kampanyenya mulai Januari 2019. Mantan Rais A'am PBNU itu mengungkapkan, akan menitikberatkan kampanyenya pada tiga wilayah yakni Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta selain juga provinsi lain.

Nol rupiah

Di Kota Cirebon, sumbangan dana kampanye untuk Pasangan Calon Presiden/Wakil Presiden RI Joko Widodo/Ma'ruf Amin di Kota Cirebon dilaporkan nol rupiah. Sedangkan rivalnya, pasangan Prabowo/Sandi tidak ada laporan.

Berdasarkan rekapitulasi laporan penerimaan sumbangan dana kampanye (LPSDK), Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cirebon Didi Nursidi di Cirebon, Jumat 4 Januari 2019, mengatakan tim kampanye Jokowi/Ma'ruf Amin sudah menyerahkan laporan itu pada hari Rabu 2 Januari 2019 pukul 17.15 WIB.

Sementara itu, tim kampanye Prabowo/Sandi hingga batas akhir pelaporan LPSDK pukul 18.00 WIB tidak mendatangi KPU Kota Cirebon. Didi mengatakan, pihaknya segera memanggil tim kampanye Prabowo/Sandi terkait dengan tidak adanya laporan tentang LPSDK ke KPU Kota Cirebon.

"Tim kampanye akan diminta klarifikasi tentang kronologis dan dibuatkan berita acara, kemudian dilaporkan ke KPU RI," tutur Didi.

Ia menjelaskan bahwa wewenang KPU Kota Cirebon hanya melakukan klarifikasi untuk dilaporkan ke KPU RI. Terkait dengan keterlambatan pelaporan LPSDK, menurut dia, tidak ada sanksi khusus.

"Berdasarkan PKPU tidak ada sanksi khusus kepada pihak yang terlambat menyerahkan LPSDK," katanya.***

Bagikan: