Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Umumnya berawan, 25.3 ° C

Menko Perekonomian Janjikan Ribuan Peluang Kerja di Pembangunan PLTGU Cilamaya Karawang

Dodo Rihanto
Peletakan batu pertama pembangunan PLTGU Cilamaya/DODO RIHANTO/PR
Peletakan batu pertama pembangunan PLTGU Cilamaya/DODO RIHANTO/PR

KARAWANG, (PR).- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, menjanjikan ribuan lowongan pekerjaan dalam proyek Pembangunan Pembangkit Listrik Gas Uap (PLTGU) Jawa 1, yang berlokasi di Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang. Sebab, selama pembangunan, proyek itu membutuhkan 4.600 tenaga kerja.

Darmin mengatakan hal itu di lokasi pembangunan PLTGU Jawa 1, saat mengikuti acara peletakan batu pertama pembangunan instalasi tersebut, Rabu 19 Desember 2018. "Pembangunan PLTGU berkapasitas 1.760 MW, membutuhkan ribuan tenaga kerja," katanya.

Darmin berharap peluang tersebut bisa dimanfaatkan oleh masyarakat di sekitar lokasi proyek untuk memperoleh pekerjaan. Dalam hal itu, Pemkab Karawang harus aktif membuat pelatihan atau vokasi dengan Pertamina dan PLN. 

"Diperlukan peran aktif dari bupati untuk mendorong Pertamina dan PLN melatih penduduk di sekitar proyek ini. Sebab, bakal banyak lapangan kerja di sini," katanya.

Darmin menyarankan Pemkab Karawang segera berkomunikasi intensif dengan Pertamina dan PLN untuk membuat program pelatihan atau vokasi di bidang konstruksi dan lainnya.  "Saya titip, datanglah ke Pertamina atau PLN untuk bikin pelatihan vokasi baik konstruksi atau lainnya. Kalau anda tidak aktif, pekerjanya akan berasal dari luar Karawang," kata Darmin. 

Sementara itu, Presiden Direktur Pertamina Power Indonesia (PPI), Ginanjar menyatakan, pembangunan proyek senilai Rp 26 triliun ini bakal menyerap 4.600 orang pada masa konstruksi dan 200 orang pada masa operasi. "Proyek ini diharapkan bisa berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja baru serta peningkatan perekonomian daerah," ujar Ganjar. 

Peletakan batu pertama pembangunan PLTGU Cilamaya/DODO RIHANTO/PR

Dijelaskan juga, pembangunan PLTGU Jawa 1 mulai memasuki tahap 2 atau tahap konstruksi secara masif. Sebanyak 20 perusahaan domestik dan internasional terlibat dalam proyek tersebut. 

"PLTGU ini akan menjadi yang terbesar di Asia dan pertama di Asia Tenggara. Dengan kapasitas 1.760 Mega Watt, pembangkit ini mampu menerangi 4 juta rumah," kata Direktur Utama PT Pertamina, Nicke Widyawati. 

Di tempat terpisah Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karawang, H. Ahmad Suroto menyatakan, dirinya tidak yakin kesempatan kerja di PLTGU Cilamaya akan terisi semua olah warga Karawang. Sebab, pembangunan PLTGU merupakan proyek spesifik, sehingga tanaga kerjanya harus memiliki kemampuan khusus di bidang tersebut.

Meski begitu, Suroto mengaku akan berupaya karas melobi pihak PLN dan Pertamina agar 70 lowongan kerja di proyek itu diisi warga Karawang. " Untuk pekerjaan tertentu banyak warga Karawang yang telah terlatih. Kami harap rekrutmen tenaga kerja dalam proyek itu mengacu kepada Perbup No. 8 tahun 2016 yang mengatur kesempata kerja bagi warga Karawang," katanya.

Suroto juga menyatakan, pihaknya tidak ingin keberadaan proyek PLTGU diserbu tenaga kerja dari luar Karawang. Oleh sebab itu, rekrutmen tenaga kerja harus dilakukan melalui Disnakertrans Karawang.***

Bagikan: