Pikiran Rakyat
USD Jual 14.373,00 Beli 14.073,00 | Sedikit awan, 22 ° C

Kebun Raya Bogor Dibuka Kembali Hari Ini

Windiyati Retno Sumardiyani
Kebun Raya Bogor.*/WINDIANTI RETNO SUMARDIYANI/PR
Kebun Raya Bogor.*/WINDIANTI RETNO SUMARDIYANI/PR

BOGOR,(PR).- Kebun Raya Bogor dibuka kembali sehari setelah pengelola mengumumkan menutup Kebun Raya Bogor untuk umum karena mengantisipasi bahaya angin kencang, Selasa, 18 Desember 2018.  Humas Kebun Raya Bogor Ayi Dony Darussalam mengatakan, pembukaan Kebun Raya Bogor didasarkan pada kondisi cuaca di Bogor yang terpantau cerah. 

"Hari ini cuaca cerah, angin biasa saja. Mudah-mudahan seterusnya seperti itu," ujar Dony kepada "PR", Selasa, 18 Desember 2018 pagi. 

Meskipun telah dibuka kembali, Dony menyebutkan pembukaan Kebun Raya Bogor untuk umum dilakukan secara situasional. Jika cuaca  kembali memburuk, pengelola akan kembali menutup Kebun Raya Bogor untuk umum.

"Nanti juga selama di dalam kita himbau pengunjung untuk waspada dan menghindari kawasan-kawasan pohon yang dianggap rawan. Kita sudah tempelkan informasinya di setiap pohon, masyarakat bisa pilih ruang terbuka," kata Dony.

Sementara itu, Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi BMKG Bogor Hadi Saputera mengatakan, potensi angin kencang diperkirakan akan terus terjadi hingga Maret 2019 mendatang. Namun, kapan dan di mana lokasi angin kencang, BMKG menurut Hadi belum dapat memperkirakan.

"Kalau potensi angin kencang tergantung angin kumulonimbusnya di mana, potensi angin itu ada di musim penghuja sama kondisi genetika suatu wilayah," ujar Hadi saat dikonfirmasi "PR" melalui sambungan telepon. 

Hadi mengatakan, untuk dua hari ke belakang, angin kencang di kawasan Bogor dan sekitarnya dipengaruhi oleh siklon tropis kenanga. Siklon tersebut terjadi di wilayah Samudera Hindia dan bergerak ke arah barat daya menjauhi wilayah Indonesia.

"Itu dua hari lalu, kalau sekarang pengaruh angin muson barat. Kita lihat perkembangannya lebih lanjut. Biasanya satu jam sebelum potensi terjadi, kami beritahukan potensinya di wilayah mana," kata Hadi. 

Lebih lanjut, Hadi mengimbau kepada Pemkot Bogor untuk memantau pohon-pohon yang ada di wilayah jalan Kota Bogor.  Menurut Hadi, langkah pengelola Kebun Raya Bogor menutup sementara kawasan kebun untuk umum juga langkah yang tepat karena potensi angin kencang masih akan terjadi.

"Sampai kapannya kita belum bisa pastikan sampai musim penghujan selesai Maret nanti. Lebih baik pohon-pohon tua itu diinventarisasi, sehingga bisa diantisipasi lebih dini," ucap Hadi.***

Bagikan: