Pikiran Rakyat
USD Jual 14.353,00 Beli 14.053,00 | Cerah berawan, 27 ° C

Intensitas Hujan Tinggi, 13 Rumah Warga Rusak Diterjang Longsor

Ahmad Rayadie
Warga membersihkan material tanah longsor yang menerjang rumah warga di Kampung Cikapundung RT 05/08  dan  Kampung  Panghegar RT 01/04,  Desa  Nyalindung,  Sabtu, 15 Desember 2018.*/AHMAD RAYADIE/PR
Warga membersihkan material tanah longsor yang menerjang rumah warga di Kampung Cikapundung RT 05/08 dan Kampung Panghegar RT 01/04, Desa Nyalindung, Sabtu, 15 Desember 2018.*/AHMAD RAYADIE/PR

PALABUHANRATU, (PR). Intensitas hujan yang terus menerus mengguyur  wilayah Kabupaten Sukabumi, Sabtu, 15 Desember 2018, memicu bencana tanah longsor dan banjir. Bencana berlangsung secara berturut-turut.

Sebanyak 13 rumah warga rusak berat dan sedang. Selain itu dua unit madrasah dan lima jalan lingkungan warga amblas dan tertimbun material tanah longsor. Bahkan di Kampung Singkup Nyalindung, sebanyak delapan puluh siswa meliburkan diri akibat sekolahnya rusak tertimpa bencana tanah longsor.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasional Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi terinventrarisir tujuh peristiwa bencana yang terjadi dalam satu hari, di lima kecamatan langganan bencana.

Di Kampung Ciseupan RT/RW 010/004, Desa Karangjaya, Kecamatan Gegerbitung, badan jalan lingkungan terbawa longsor dengan ketinggian timbunan mencapai delapan meter. Longsor mengancam bangunan sekolah MTs dan 1 unit rumah.

Sementara di Kampung Tanggeung RT 02/06, Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung., material tebing setinggi 3,5 meter menimpa satu rumah warga. "Kendati tidak menimbulkan korban jiwa, tapi tujuh penghuni rumah diimbau mengungsi," kata warga Kampung Tanggeung, Komarudin.

ADAPUN di Kampung Babakan Situ RT 004/004, Desa Perbawati Kecamatan Sukabumi, tiga unit rumah warga rusak berat tertimbun material tanah tebing. Kendati personil  BPBD dibantu warga telah membersihkan material tanah gerusan dari dalam rumah, tapi seluruh penghuni diimbau mengungsi, untuk mengantisipasi bencana susulan. 

"Peluang potensi susulan sangat rentan terjadi. Maka, kami telah meminta para penghuni rumah untuk segera meninggalkan mengungsi ditempat aman," kata  Kepala pusat Pengendalian Operasional BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna.

Daeng Sutisna mengatakan guyuran hujan deras yang terus menerus terjadi di Kabupaten Sukabumi membuat bencana tanah longsor di Kecamatan Nyalindung terjadi di tujuh kampung, di lima desa berbeda. Pada bencana kali ini, kejadian di Kecamatan Nyalindung mendominasi.***

Bagikan: