Pikiran Rakyat
USD Jual 14.426,00 Beli 14.126,00 | Umumnya berawan, 24.4 ° C

Herman Suherman Segera Dilantik Jadi Plt Bupati Cianjur

Tim Pikiran Rakyat
Plt Bupati Cianjur Herman Suherman/Instagram Humas Pemkab Cianjur
Plt Bupati Cianjur Herman Suherman/Instagram Humas Pemkab Cianjur

BANDUNG,(PR).- Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman akan menjadi Plt Bupati Cianjur. Seiring dengan OTT Irvan Rivano Muchtar oleh KPK pada Rabu 12 Desember 2018.

Sekda Jabar Iwa Karniwa mengatakan, Ketika Bupati berhalangan, Wabup Cianjur Herman Suherman secara otomatis jadi Plt. Hal itu agar roda pemerintahan di Cianjur tetap berjalan maka Wakil Bupati Herman Suherman sesuai aturan akan menjadi Plt. 

"Hal ini sesuai Undang-undang nomor 23 tahun 2014 dimana sesuai mekanisme, apabila kepala daerah tengah mengalami proses hukum maka jabatan Bupati dijalankan Wakil Bupati. Jadi ini bersifat otomatis sesuai aturan," ujarnya di Gedung Sate, Kamis 13 Desember 2018. 

Secara legal, pihaknya sudah menyusun surat pengangkatan Plt Bupati Cianjur melalui Biro Pemerintahan dan Iwa sudah menandatanganinya." Insya Allah sore ini ditandatangani oleh Pak Gubernur besok kita akan serahkan formulir berita ini kepada Wabup Cianjur," kata dia. 

Hal itu, kata dia supaya tidak ada kekosongan jabatan dalam rangka pelayanan publik kepada masyarakat. Maka gubernur sebagai wakil pemerintah pusat itu memberikan formulir berita mengacu pada UU no. 23 tahun 2014. Nanti untuk proses selanjutnya sebagai pejabat bupati diproses ke Kemendagri. Sambil menunggu itu tentu tak boleh ada kekosongan. 

Proses penunjukan Herman sebagai Plt sendiri secara resmi akan ditetapkan dalam surat resmi dari Menteri Dalam Negeri yang akan diberikan pada Gubernur Jabar. "Selanjutnya SK akan diserahkan langsung pada Plt bersangkutan, sementara kami masih menunggu suratnya," katanya.

Pihaknya mengaku sangat prihatin terulangnya kejadian tangkap tangan kepala daerah di Jabar oleh KPK. Dia mengaku Pemprov berharap tertangkapnya Bupati Cirebon Sunjaya menjadi kasus terakhir.

"Harapan kami sih terakhir, ternyata terjadi di Kabupaten Cianjur," ujarnya.

Selebihnya, Iwa berharap pada Wabup  Cianjur maupun kepala SKPD dan ASN di sana tetap tenang ikuti arahan KPK dan arahan BPK. "Dan kepada warga Cianjur tetap percaya kepada pemerintah insya Allah akan berjalan baik. Dukung penuh pemerintah yang insya Allah pltnya Pak Wabup. Sehingga ekonomi dan sosial kemasyarakatan dapat berjalan baik," ujar dia.

Herman siap dilantik jadi Plt Bupati Cianjur

Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengaku siap dilantik. Ia pun telah menerima jadwal pelantikannya, Jumat 14 Desember 2018.

"Benar telah ada radiogram terkait pergantian Bupati Cianjur. Sesuai dengan Undang-undang, bila kepala daerah berhalangam maka secara otomatis digantikan wakilnya," katanya.

Hal tersebut diungkapkan, Herman Suherman  usai  kegiatan Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Umum Dalam Rangka Gubernur Sebagai Wakil Pemerintah Pusat (Kopdar GPPP) di Kota Sukabumi. 

"Kondisi sudah berjalan normal kendati sebelumnya ada eporia dari sejumlah elemen masyarakat," katanya.

Begitu pun pelayanan publik, kata Herman Suherman, kembali seperti sedia kala. Apalagi setelah  seluruh forkomida melakukan langkah langkah strategis untuk mengembalikan kembali pelayanan publik secara optimal.

"Kini berangsur-angsur  mulai kondusif. Pelayanan publik tekah berjalan normal seperti sediakala," katanya. ***

Bagikan: