Pikiran Rakyat
USD Jual 14.373,00 Beli 14.073,00 | Sedikit awan, 22 ° C

OTT Bupati Cianjur, Ridwan Kamil Mengaku Sering Ingatkan Semua Kepala Daerah

Novianti Nurulliah
Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar saat pelaksanaan penyaluran bantuan kepada warga Cugenang, di Masjid Al Firdaus, Kecamatan Cugenang, Rabu, 8 November 2017. Program Insentif Rakyat Miskin (IRM) tersebut disalurkan pada 500 penerima dari dana infaq dan sedekah PNS serta warga Cianjur.*
Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar saat pelaksanaan penyaluran bantuan kepada warga Cugenang, di Masjid Al Firdaus, Kecamatan Cugenang, Rabu, 8 November 2017. Program Insentif Rakyat Miskin (IRM) tersebut disalurkan pada 500 penerima dari dana infaq dan sedekah PNS serta warga Cianjur.*

BANDUNG, (PR).- Gubernur Jabar Mochamad Ridwan Kamil mengaku sedih dan prihatin atas tertangkapnya Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar dalam OTT yang digelar KPK. Hal itu terjadi ketika pihaknya gencar mengingatkan dan meminta para kepala daerah agar menghindari pelanggaran-pelangaran yang menggunakan kekuasaan atau kewenangan sebagai kepala daerah.

"Begini yah, tugas dari saya adalah menjalankan undang undang, memberikan bimbingan, nasehat, termasuk nasehat ke diri saya sendiri untuk selalu mengingatkan, tapi ujungnya itu kan pilihan keputusan batin dari setiap individu," ujar Ridwan di Gedung Sate, Rabu 12 Desember 2018.

Menurut dia, sehebat apapun sistem tergantung dengan niat individunya. "Kalau individunya memang punya niat. Gimana niatnya. Niat di dunia ini mencari nafkah atau memang mau membawa perubahan. Kalau memang niatnya mencari nafkah biasanya selalu bermodus kan. Sagala we diteangan," ujar dia. 

"Jadi kalau disebut sedih saya sedih, kalau disebut prihatin sangat prihatin, tapi kalau ditanya apa yang sudah dilakukan ya banyak," ucap Ridwan melanjutkan.

Menurut dia, semua sistem sudah ditegakan. Tertangkapnya Bupati Cianjur menunjukan problema bukan selalu pada sistem tapi ada pada  pola pikir dari mereka yang diberi ujian (tertangkap tangan).

"Makanya saya sampaikan, istilahnya anda sedang diberikan ujian, enggak semuanya lulus ujian. Jadi intinya saya prihatin, saya sangat sedih, sudah berkali kali diberbagai forum berkumpul dengan para kepala daerah saya ingatkan tiga hal tadi, integritas, melayani profesional. Eh kalau masih jebol juga saya sangat prihatin lah. Dan saya tidak akan berhenti untuk terus mengingatkan. Kira kira begitu," tutur Ridwan.

Komunikasi Ridwan Kamil dengan Irvan

Diakui Ridwan, pertemuan terakhir dengan Irvan pada saat RUPS LB Bank Bjb, Selasa 11 Desember 2018. Sementara untuk komunikasi, Ridwan mengaku menjalin komunikasi terakhir pada saat peresmian Alun-alun Cianjur beberapa bulan yang lalu.

Sementara itu, dia menambahkan terkait dengan Bupati Indramayu, Anna Sophana, pihaknya belum menerima informasi lanjutan dari Kemendagri.

"Belum ada informasi jadi saya belum terima saya belum bisa jawab dalam urusan pengangkatan pelantikan saya ini hanya mewakili pemerintah pusat kalau pemerintah pusat Kemendagri belum ada surat saya tidak bisa berkomentar apa," ujar dia. ***

Bagikan: