Pikiran Rakyat
USD Jual 14.240,00 Beli 13.940,00 | Sedikit awan, 22.5 ° C

Kantor Baznas Ciamis Kebobolan, 40 Buku Tafsir Al Quran Raib

Nurhandoko
ANGGOTA Inafis Polres Ciamis mengamati kaca yang diduga terdapat sidik jari pelaku pencurian di Kantor Badan Zakat Nasional (Baznas) dan MUI Kabupaten Ciamis, Rabu (12/12/2018). Peristiwa yang diduga terjadi Rabu dinihari, pelaku  tidak hanya mengambil uang  tunai jutaan ruiah tetapi juga 40 buku tafsir Al Quran serta barang lainnya.*
ANGGOTA Inafis Polres Ciamis mengamati kaca yang diduga terdapat sidik jari pelaku pencurian di Kantor Badan Zakat Nasional (Baznas) dan MUI Kabupaten Ciamis, Rabu (12/12/2018). Peristiwa yang diduga terjadi Rabu dinihari, pelaku tidak hanya mengambil uang tunai jutaan ruiah tetapi juga 40 buku tafsir Al Quran serta barang lainnya.*

CIAMIS,(PR).- Kantor Badan Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis di Komplek Islamic Center Ciamis dibobol. Dalam melakukan aksinya, pencuri tidak hanya membawa kabur uang tunai, tetapi juga 40 buku tafsir Al Quran serta beberapa barang elektronik lain.

Kasus pencurian yang diduga berlangsung Rabu 12 Desember 2018 dini hari itu, diketahui saat petugas hendak masuk kantor pada pagi hari. Tidak ada tanda mencurigakan karena pintu kantor dalam kondisi terkunci.

Namun saat petugas masuk ke dalam, isi kantor sudah berantakan. Diduga, Kantor Baznas tersebut disatroni setelah pencuri mencunngkil jendela belakang. Kasus pembobolan Kantor Baznas ini pun langsug dilaporkan kepada aparat kepolisian.

Tidak berselang lama, petugas Inafis Satreskrim  Polres Ciamis datang ke lokasi kejadian. Beberapa titik diperiksa detil untuk mencari bekas sidik jari pelaku.

Bagian belakang Kantor Baznas yang berada satu atap dengan Sekretariat MUI Ciamis, masih berupa pekarangan sangat sepi dan gelap dimalam hari. Selain itu, Kantor Baznas juga berdekatan dengan bangunan yang belum tuntas dikerjakan.

"Begitu mendapat informasi, saya langsung ke kantor. Ternyata kondisi di dalam ruangan berantakan, acak-acakan. Ruang lain kondisinya juga sama. Kami langsung melaporkan kejadian itu keada polisi,” ungkap Kepala Divisi Bidang Penghimpunan Baznas Ciamis Amas Tamsis.

Pelaku diperkirakan lebih dari seorang. Hal itu berkenaan dengan barang yang diambil lumayan banyak. Selain uang tunai sebesar Rp 7,5 juta, pencuri menggasak aset seperti dua unit infokus proyektor, dua kamera SLR.

Sedangkan di ruangan MUI, pelaku membawa kabur satu unit komputer, serta 40 buah buku tafsir Al Quran

“Uang yang diambil cukup banyak Rp 7,5 juta. Uang itu untuk bantuan dan disalurkan kepada penerima manfaat. Kami akui bagian belakang kantor memang sepi dan gelap, terutama malam hari. Kantor juga tidak ada yang jaga,” tuturnya

Dia mengungkapkan bahwa kejadian tersebut adalah yang kedua kalinya. Setahun sebelumnya, pencuri juga berhasil masuk ke dalam kantor, serta membawa kabur beberapa barang.  

“Ini yang kedua kali. Pelaku sudah memelajari situasi, yang memang sangat sepi,” ujar Amas.

Sementara itu Bendahara MUI Ciamis, Cece, juga mengatakan kondisi ruangan berantakan. Ia menduga ruangan menjadi berantakan karena pencuri mencari uang tunai.

“Tidak semua diambil, masih ada beberapa buku tafsir yang ditinggal. Kami perkirakan pelakunya lebih dari seorang,” ujar Cece.***

Bagikan: