Pikiran Rakyat
USD Jual 14.288,00 Beli 13.988,00 | Cerah, 23.8 ° C

Sekolah Rusak Diterjang Puting Beliung, Ratusan Siswa Diliburkan

Shofira Hanan
SDN Sukamanah 3 rusak diterjang puting beliung, di Kampung Kabandungan, Desa Sindangasih, Kecamatan Karangtengah, Selasa (11/12/2018). Ratusan siswa terpaksa diliburkan hingga batas waktu yang belum ditentukan, puting beliung juga merusak ratusan rumah, menumbangkan pohon, dan melukai beberapa warga.*
SDN Sukamanah 3 rusak diterjang puting beliung, di Kampung Kabandungan, Desa Sindangasih, Kecamatan Karangtengah, Selasa (11/12/2018). Ratusan siswa terpaksa diliburkan hingga batas waktu yang belum ditentukan, puting beliung juga merusak ratusan rumah, menumbangkan pohon, dan melukai beberapa warga.*

CIANJUR, (PR).- Ratusan siswa SDN Sukamanah 3 di Kampung Kabandungan, Desa Sindangasih, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, terpaksa libur karena sekolah mereka rusak dihantam angin puting beliung. Tak hanya memorak-porandakan fisik bangunan sekolah, puting beliung yang terjadi pada Senin 10 Desember 2018 sore itu juga melukai warga.

Tiupan angin puting beliung itu menghancurkan hampir semua atap ruangan kelas di sekolah tersebut. Kerusakan sekolah baru diketahui pada Selasa 11 Desember 2018 pagi, yakni saat jam masuk sekolah dimulai.

Material atap yang rusak, ranting pohon dan pecahan kaca terlihat memenuhi halaman sekolah, sehingga berbahaya jika sampai terinjak. “Kondisi sekolah masih cukup berantakan dan membahayakan. Khawatirnya ada genting yang jatuh lagi,” kata Kepala SDN Sukamanah 3, Hamzah.

Dia bersyukur, musibah terjadi ketika tidak ada aktivitas yang melibatkan murid dan guru di sekolah itu. Hamzah berharap instansi terkait segera menangani kerusakan yang terjadi di sekolahnya.

Terlebih, pembangunan terakhir sekolah ini dilakukan pada 2002 lalu. Selain berdampak pada kerusakan bangunan sekolah, hembusan angin puting beliung juga merusak rumah-rumah warga.

Aparat Desa Sindangasih mencatat, sejak Senin malam hingga Selasa pagi, jumlah rumah warga yang mengalami kerusakan mencapai 262 unit. Tiga orang warga pun mengalami luka-luka, akibat tertimpa reruntuhan genting dan tersiram air panas saat puting beliung menerjang.

Sebelumnya, sejumlah wilayah di Cianjur dilanda angin puting beliung. Angin yang kencang membuat beberapa pohon tumbang di ruas jalan utama.

Kerusakan pada rumah rata-rata dialami pada bagian atap. Menurut kesaksian warga, angin kencang hanya terasa beberapa detik.

Namun kerusakan yang ditimbulkan sangat parah, jalan tak bisa dilewati karena tertutup atap rumah dan pohon yang tumbang. Selain di Desa Sindangasih, angin puting beliung juga menerjang wilayah lainnya yakni di wilayah Bojong, Rawabango, Cimuti, dan sebagian Sukamanah Kecamatan Karangtengah.

Di wilayah tersebut, banyak atap rumah warga yang terbang terbawa angin dan pohon tumbang. Pohon tumbang yang terjadi di beberapa ruas utama, membuat pengendara harus memilih jalur alternatif untuk sampai ke tujuan.

Kemudian, tercatat pula sekitar 200 meter sawah mengalami gagal tanam di Kecamatan Karangtengah, satu pabrik tahu ambruk di Kecamatan Cilaku, dan pabrik bata rusak.

Di tempat terpisah, Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur Sugeng Supriyatno mengatakan, petugas masih melakukan pendataan terkait wilayah yang terjadi angin puting beliung ataupun dampak dari angin kencang.

"Masih didata, yang baru masuk laporannya yang terjadi di Kabandungan Desa Sindangasih dan Jalur Lingkar Timur," kata Sugeng.

Ia mengimbau, pengendara untuk berhati-hati melalui titik yang terjadi pohon tumbang. Warga juga diharapkan tetap waspada jika terjadi hujan deras yang disertai angin kencang.

"Warga juga diimbau untuk segera mencari tempat aman jika sewaktu-waktu terjadi angin puting beliung," ujarnya.

Kemungkinan, data tersebut akan data akan terus bertambah, seiring dengan hasil penanganan dan laporan di lapangan.***

 

Bagikan: