Pikiran Rakyat
USD Jual 14.370,00 Beli 14.070,00 | Berawan, 22.5 ° C

Diguncang Gempa 5 Skala Richter, Pangandaran Aman

Agus Kusnadi
SEJUMLAH wisatawan tengah melakukan aktifitasnya di pantai barat Pangandaran, meskipun gempa bumi berkekuatan 5,0 SR terjadi di wilayah perairan laut Kab Pangandaran. Gempa tidak berpotensi tsunami, Minggu, 9 Desember 2018.*
SEJUMLAH wisatawan tengah melakukan aktifitasnya di pantai barat Pangandaran, meskipun gempa bumi berkekuatan 5,0 SR terjadi di wilayah perairan laut Kab Pangandaran. Gempa tidak berpotensi tsunami, Minggu, 9 Desember 2018.*

PANGANDARAN, (PR).- Hampir seluruh warga dan wisatawan yang tengah berkunjung ke objek wisata pantai di Kabupaten Pangandaran tidak menyadari adanya getaran yang diakibatkan gempa berkekuatan 5 Skala Richter (SR) pada hari Minggu, 9 Desember 2018, Sekitar pukul 09.50 WIB. Diketahui gempa berpusat di 9.12 LS, 108.48 BT (160 km barat daya Kabupaten Pangandaran, dengan kedalaman 10 Km. Sesuai informasi yang dikeluarkan BMKG, gempa tak berpotensi tsunami.

Menurut Sekretaris Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Pangandaran, Asep Kusdinar, gempa yang terjadi di wilayah Kab Pangandaran hingga saat ini tidak membuat panik warga dan pengunjung wisata.

"Sepertinya mereka tidak merasakan goncangan gempa bumi tersebut," ujar Asep.

Menurut Asep, pengunjung wisata tetap ramai dan tetap melakukan aktifitas berenangnya di pantai. Bahkan kata Asep ada juga yang masih melakukan aktifitas dengan menggunakan jasa rental motor dan odong-odong atau mobil goes.

"Termasuk pengunjung hotel tidak ada yang berhamburan keluar gedung," ungkapnya, seraya dirinya berharap dengan telah terjadinya gempa bumi tidak meyurutkan kunjungan wisatanya ke Pangandaran.

Pantauan di lokasi obyek wisata pantai Pangandaran khususnya di pantai barat dimana wisatawan melakukan aktifitasnya untuk menghabiskan masa liburannya di pantai dengan tenang tanpa merasakan adanya gempa bumi. Begitu juga dengan warga dan para pelaku usaha di obyek wisata serta penghuni hotel dan penginapan melakukan aktifitas seperti biasanya.

Sementara dari Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penanggulangan Bencana Kab Pangandaran menginformasikan laporan hariannya bahwa prakiraan cuaca untuk wilayah Kab Pangandaran untuk pagi berawan, siang hujan ringan dan malam berawan dengan suhu mencapai 24°C - 27°C, kelembaban: 55% - 95%, arah angin dari Timur Laut - Tenggara kecepatan angin rata-rata 9 km/jam - 28 km/jam dengan ketinggian gelombang mencapai 1.25 m - 2.50 meter.

Hal senada juga dikatakan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penanggulangan Bencana Kab Pangandaran, Nana Ruhena, gempa bumi berkekuatan 5,0 SR yang berpusat di Pangandaran tidak berdampak pada kerusakan dan kepanikan bagi warga dan pengunjung wisata dan tidak berpotensi tsunami.

Nana juga menginformasikan bahwa pada hari ini pihaknya tengah melakukan perbaikan perbaikan alat Early Warning Sistem (EWS) untuk bencana banjir di Dusun Sukasari Desa Sukanagara Kecamatan Padaherang dan EWS untuk tanah kongsor di Dusun Sangkanbawang Desa Kalijati Kecamatan Sidamulih.

Kata Nana, EWS tanah longsor dan banjir sedang dilakukan perbaikan oleh pihak dari Universitas Gajah Mada.

"Kalau alatnya sih aktif, hanya saja kalau ada pergeseran tanah maupun banjir tidak terdektesi sampai ke ruang Pusdalops. Jadi kami tidak bisa monitor kalau ada pergerakan tanah maupun banjir," ujarnya.***

Bagikan: