Pikiran Rakyat
USD Jual 14.370,00 Beli 14.070,00 | Berawan, 22.5 ° C

Kebakaran SDN 5 Ciamis, Warga Gotong Royong Padamkan Api dengan Air Kolam

Nurhandoko
RUANGAN kelas III SDN 5, Kelurahan Maleber, Kecamatan/Kabupaten Ciamis terbakar, Kamis 6 Desember 2018. Kebakaran yang diduga akibat hubungan pendek arus listrik berlangsung sekitar pukul 13.30 WIB mengakibatkan beberapa meja kursi belajar dan lemari serta buku pelajaran hangus terbakar.*
RUANGAN kelas III SDN 5, Kelurahan Maleber, Kecamatan/Kabupaten Ciamis terbakar, Kamis 6 Desember 2018. Kebakaran yang diduga akibat hubungan pendek arus listrik berlangsung sekitar pukul 13.30 WIB mengakibatkan beberapa meja kursi belajar dan lemari serta buku pelajaran hangus terbakar.*

CIAMIS, (PR).- Ruang kelas SDN 5 yang terletak di Kelurahan Maleber, Kecamatan/Kabupaten Ciamis hangus terbakar, Kamis 6 Desember 2018. Diduga kebakaran yang terjadi sekitar ukul 13.30 WIB akibat hubungan pendek arus listrik.

Informasi yang dihimpun di lokasi, kali pertama kebakaran itu diketahui oleh warga yang kaget melihat asap hitam membubung dari atap sekolah. Bersama beberapa guru yang masih ada disekolah, mereka langsung mencari sumber kebakaran yang ternyata terdapat di ruang kelas III.

Mereka melihat bagian plafon terbakar. Selain itu  berapa kursi dan meja balajar serta lemari penuh buku pelajaran juga sudah hangus terbakar. karena pintu tertutup, mereka langsung menjebol pintu untuk akses mamadamkan kobaran apai yang semakin membesar. 

Warga gotong royong mencoba memadamkan kobaran api, terutama yang terdapat di bagian plafon. Sedikit demi sedikit korban api berhasil dikendalikan, setelah warga mengguyurnya dengan air. Air yang digunakan untuk memadamkan api diambil dari kolam yang jaraknya sekitar 100 meter dari sekolah.  

“Kami lihat asap tebal sudah keluar dari atap. Selain itu juga terdengar suara seperti benda jatuh. Setelah dilihat ternyata ada ruang kelas yang terbakar,” ungkap Dadang warga Maleber tidak jauh dari SDN 5.

Dia mengaku warga mengalami kesulitan memadamkan kobaran api yang membakar bagian plafon. Namun demikian setelah berkali-kali diguyur air, kobaran ap berhasil dipadamkan. “Kami hanya memakai peralatan seadanya, sehingga sempat kesulitan memadamkan api yang ada di plafon. Api berhasil dpadamkan sebelum menjalar ryangan lain,” tuturnya.

Diduga korsleting listrik



Sementara itu Kepala SDN 5 Maleber Rohmat mengatakan kebakaran hanya menimpa sattu lokal ruang kelas, yakni kelas III. Kejadian tersebut tidak hanya menghanguskan plafon, akan tetapi bebera meja dan kursi serta lemari habis terbakar.

 “Beruntung tidak sampai menjalar ke kelas lainnya. Kobaran api baru benar-benar padam setelah satu jam diguyur air, “ kata Rohmat. .

Dia mengatakan paska kebakaran, kegiatan belajar mengajar untuk siswa kelas III direncanakan berangung di ruang perpustakaan. Hal itu dilakukan karena tidak memungkinkan dilakukan pembagian jam belajar .

“Belajarnya sementara ini berlangsung di perpustakaan. Di lantai karpet, karena memang tidak ada kursi, meja belajar juga yang biasa digunakan untuk meja baca.  Jam belajar tetap berjalan seperti biasa,” tuturnya.  

Lebih lanjut Rahmat memerkirakan sumber kebakaran diduga berasal dari hubungan pendek arus listrik. Alasannya kada saat kejadian ruanag sudah kosong, tidak ada kegiatan belajar. “Sebelumnya bagian sekering pernah tiga kali diperbaiki. Rencanaya juga bakal diganti yang baru, akan tetapi belum terwujud, ada kejadian seperti ini,” ujarnya.***

Bagikan: