Pikiran Rakyat
USD Jual 14.370,00 Beli 14.070,00 | Berawan, 22.5 ° C

Lumpuh Tidak Halangi Pelantikan Juju Juansa Jadi Kepala Desa

Adang Jukardi
KEPALA Desa Mekarbakti Kec. Pamulihan, Juju Juansa sedang bersalaman dengan para pejabat Pemkab Sumedang dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kab. Sumedang usai dilantik Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di Gedung Negara Pemkab Sumedang, Rabu 5 Desember 2018.*
KEPALA Desa Mekarbakti Kec. Pamulihan, Juju Juansa sedang bersalaman dengan para pejabat Pemkab Sumedang dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kab. Sumedang usai dilantik Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di Gedung Negara Pemkab Sumedang, Rabu 5 Desember 2018.*





SUMEDANG, (PR).- Dari 93 kepala desa (kades) yang dilantik Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di Gedung Negara Pemkab Sumedang, Rabu 5 Desember 2018, ada salah satu kades yang menjadi perhatian. Ketika puluhan kades secara resmi  dilantik bupati, di barisan ketiga terlihat ada seorang kades yang menggunakan kursi roda.

Kades tersebut, Juju Juansa yang dilantik menjadi Kepala Desa Mekarbakti, Kecamatan Pamulihan.  Meski menggunakan kursi roda, ia tampak mengikuti proses pelantikan dengan khidmat dan penuh semangat. Juju memakai kursi roda karena terkena stroke yang terjadi 10 hari sebelum  pencoblosan Pilkades  Mekarbakti.

“Badan saya lumpuh sebelah karena stroke. Saya terkena stroke, 10 hari sebelum pencoblosan,” kata Juju didampingi istrinya Dewi Asmara ketika ditemui usai “Pelantikan  Kepala Desa  Hasil Pemilihan  Secara Serentak Gelombang Kedua di Kabupaten Sumedang Periode 2018-2024” di Gedung Negara Pemkab Sumedang, Rabu 5 Desember 2018.

Istrinya, Dewi Asmara yang setia mendampingi suaminya dilantik  mengatakan, sebelum terkena stroke, Juju sebelumnya mengalami darah tinggi. Karena proses pencalonannya menyita waktu, tenaga dan pikiran, sehingga Juju  sangat kelelahan dan kurang beristirahat. Ditambah lagi, perasaannya  terguncang setelah anak sulungnya meninggal dunia tiga bulan lalu.

“Karena banyak pikiran setelahnya anak sulung kami meninggal dunia tiga bulan lalu ditambah kecapekan dan kurang istirahat saat proses pencalonan, akhirnya bapak (Juju)  terkena stroke. Namun.  bapak tetap semangat untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” kata Dewi.

Menanggapi hal itu, Camat Pamulihan Hari Tri Santosa mengatakan, kondisi stroke yang dialami Kades Mekarbakti Juju Juansa dinilai tidak akan menghambat kinerjanya dalam menjalankan tugasnya. Justru, Juju punya  semangat tinggi untuk  membangun desanya serta melayani kebutuhan masyarakatnya. “Meski memakai kursi roda, Pak Juju tetap semangat untuk menjalankan tugas. Sampai sekarang, Pak Juju masih menjalani proses pengobatan. Mudah-mudahan saja, strokenya cepat sembuh,” ucapnya. ***





Bagikan: