Pikiran Rakyat
USD Jual 14.370,00 Beli 14.070,00 | Berawan, 22.5 ° C

Jumlah PNS di Pangandaran Menyusut

Agus Kusnadi

PARIGI, (PR).- Dari tahun ke tahun, jumlah Pegawai Negeri Sipil di lingkup Pemerintah Kabupaten Pangandan semakin berkurang.

"Tahun ini jumlah PNS tinggal 3.223 orang PNS saja yang masih bertugas di Pemerintah Kab Pangandaran," ungkap Mahmud, usai penyerahan sertifikat kepada PNS yang menjalani masa Purna Bhakti periode tahun 2018 oleh Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata di aula kantor Sekretariat Daerah di Parigi, Rabu, 5 Desember 2018.

Mahmud menjelaskan, pada tahun ini pegawai yang memasuki purnabakti sebanyak 185 orang, yang terdiri dari pegawai di eselon II b 1 orang, eselon IIIa 3 orang, eselon IIIb 5 orang, eselon IVa 24 orang, eselon IVb 7 orang, dan fungsional umum sebanyak 145 orang. 

"Jadi jumlah PNS dari tahun ke tahun semakin menurun walaupun ada penerimaan CPNS," ujar Mahmud.

Dari jumlah PNS di Pemerintah Kab Pangandaran sebanyak 3.223 orang yang masih aktif itu, lanjut Mahmud, termasuk pegawai Disdikpora sebanyak 2.259 orang dan Dinas Kesehatan sebanyak 437 orang, totalnya sebanyak 2.796 orang. 

Hal ini, kata Mahmud jauh menurun dibandingkan dengan kondisi jumlah pegawai pertama kali yang dilimpahkan dari Pemerintah Kab Ciamis pada saat pemekaran Kab Pangandaran yakni sebanyak 3.964 orang. 

"Tentu hal ini cukup mengkhawatirkan mengingat diperkirakan akan terjadi pensiun massal di tahun 2021 yaitu sebanyak 251 orang PNS," ujarnya.

Dia menambahkan apabila dibandingkan dengan jumlah penduduk di Kab Pangandaran sekitar 422 ribu jiwa, untuk normalnya jumlah PNS di Kab Pangandaran sebanyak sekitar 8.000 orang.

Sementara Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata membenarkan dengan semakin berjurangnya jumlah PNS di Pemerintah Kab Pangandaran. Untuk menambah jumlah PNS tersebut, kata Jeje, pemerintah pusat memberikan kuota untuk CPNS tahun ini sebanyak 447 orang. 

"Dari 447 kuota yang diberikan Kemenpan RB untuk Pangandaran di bagi beberapa formasi yakni untuk tenaga Kesehatan sebanyak 142 orang, tenaga Pendidikan sebanyak 241 orang dan untuk tenaga teknis 64 orang," ujar Jeje. 

Jeje berharap, untuk penambahan pegawai di lingkup Pemerintah Kab Pangandaran bisa dengan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

"Karena untuk tenaga kesehatan dan pendidikan di Pangandaran masih kurang. Kalau untuk tenaga di fungsional umum tidak terlalu mendesak karena masih bisa diambil alih oleh PNS yang ada," kata Jeje.***

Bagikan: