Pikiran Rakyat
USD Jual 14.260,00 Beli 14.162,00 | Sebagian cerah, 28 ° C

Diguyur Hujan Semalaman, Tiang PT Telkom di Sukabumi Nyaris Roboh

Ahmad Rayadie
SEJUMLAH warga di Kampung Selagombong, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung, berjaga-jaga di sekitar tiang Telkom yang nyaris runtuh Sabtu 10 November 2018.
SEJUMLAH warga di Kampung Selagombong, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung, berjaga-jaga di sekitar tiang Telkom yang nyaris runtuh Sabtu 10 November 2018.

SUKABUMI, (PR).- Satu tiang kabel milik PT Telkom di Kampung Selagombong, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, nyaris roboh. Penyebabnya tidak lain karena guyuran hujan deras yang terjadi pada Sabtu 10 November 2018.

Tiang besi setinggi lima meter itu mengalami miring ke arah Jalan Raya Nyalidung, sehingga membahayakan keselamatan para pengguna kendaraan roda dua dan empat. Seorang warga Selagombong, Engkus, menuturkan hujan yang terjadi membuat tanah di sekitar tiang tersebut berdiri menjadi gembur.

"Tiang kebel milik Telkom kini sedikit demi sedikit miring. Tiang ini miring akibat gerusan hujan yang berlangsung seharian," kata, Engkus.

Menurut Engkus, selain akibat dampak hujan yang terus menerus mengguyur kawasan itu, kemiringan tiang diperparah oleh kabel yang sempat terseret kendaraan roda empat. Bahkan, saat ini kabel yang terputus itu belum diperbaiki oleh PT Telkom.

"Mobil tranton sempat menyeret kabel Telkom. Akibatnya tiang kabel Telkom ini semakin miring. Kabel kini terputus dan dikhawatirkan terseret kembali karena kerap dilintasi berbagai kendaraan roda empat berukuran besar," ujarnya.

Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, kata Engkus, warga terpaksa bergantian mengamankan lintasan. Apalagi tiang kabel itu, posisinya semakin miring ke Jalan.

"Untuk menjaga keselamatan pengguna jalan, warga sekitar terpaksa bergantian memantau, karena dikhawatirkan tiang tersebut suatu waktu akan tumbang. Apalagi  kondisi cuaca mulai sering hujan dan bisa tumbang seketika," ucapnya.

Engkus mengatakan, sejauh ini warga tidak berani menurunkan tiang tersebut karena mereka merasa hal tersebut bukan wewenangnya. Mereka mengkhawatirkan bila langkah tersebut dianggap sebagai sabotase terhadap aset pemerintah.

"Warga sangat mencemaskan kalua tiang ini roboh dan menimpa warga. Karena itu, kami menghimbau agar PT Telkom segera memperbaiki," katanya.*** 



 

Bagikan: