Pikiran Rakyat
USD Jual 14.449,00 Beli 14.351,00 | Umumnya berawan, 24.6 ° C

Beragam Kendala dalam Pemasangan Jembatan Darurat di Cipatujah Tasikmalaya

Abdul Muhaemin

PEMASANGAN jembatan darurat Sungai Ciandum, Jalan Raya Cipatujah, Tasikmalaya yang putus akibat banjir bandang beberapa waktu lalu terhalang kendala cuaca yang akhir-akhir ini kian memburuk. Hujan lebat yang menerjang kawasan Tasikmalaya mempersulit petugas untuk membangun jembatan darurat tersebut.

"Tidak bisa selesai cepat pemasangannya, kondisi hujan dan masih derasnya aliran air sungai Ciandum cukup menghambat proses pemasangan karena harus ada tiang penyangga lebih dulu dipasang," ucap Plt Kepala Dinas Bina Marga Jawa Barat Eddy M Nasution Kamis 8 November 2018.

Dia menuturkan akibat terkendala cuaca buruk pemasangan jembatan yang menghubungkan Kabupaten Garut dan Kabupaten Tasikmalaya tersebut diperkirakan akan selesai dalam waktu sepekan. Namun pihaknya dan dibantu dengan beberapa instansi lain akan mengupayakan secepat mungkin untuk menghubungkan kembali jembatan yang menjadi akses satu-satunya warga itu.

"Jadi kalau orang bilang tiga hari selesai, saya kira belum. Kalau menurut saya satu mingguan," ujarnya seperti diberitakan Antara.

Terlebih Edy mengatakan kondisi aliran air sungai yang cukup deras sehingga menyulitkan pemasangan bailey yang didatangkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dari Purwakarta.

“Untuk memasang bailey-nya cepat, tapi harus ada dudukan di tengah-tengah itu. Kalau kondisi banjir itu agak susah,” katanya.

Lebih lanjut, Edy memastikan jembatan yang roboh tersebut akan diperbaiki secara permanen dan pemasangan bailey tersebut agar akses dari Kabupaten Garut menuju Kabupaten Tasikmalaya atau sebaliknya tidak terganggu.

“Bagian yang putus itu pasti diganti jembatan permanen namun itu semua ada kewenangan di pemerintah pusat,” ucapnya.

Fokus tangani dampak banjir



Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan Pemprov Jawa Barat akan lebih fokus mengangani dampak yang ditimbulkan banjir bandang yang melanda Kabupaten Tasikmalaya bagian selatan.

Berdasarkan data BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jawa Barat terdapat ratusan rumah di tiga kecamatan yang terendam akibat luapan air sungai. Tiga kecamatan tersebut antara lain Cipatujah, Karang Nunggal dan Culamega.

"BPBD bersama dinas terkait sudah koordinasi untuk proses penanganan. Dilaksanakan secara teknis oleh teman-teman BPBD dan Binamarga Provinsi dan sudah ditangani dengan jembatan bailey," katanya.***

Bagikan: