Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Sebagian berawan, 20.7 ° C

Bupati Karawang Tegaskan Monumen Baru Wacana, Pencarian Korban Lion Air Lebih Utama

Dodo Rihanto
Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, mengarahkan proses pencarian korban Lion Air JT 610 di hari pertama jatuhnya pesawat tersebut.
Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, mengarahkan proses pencarian korban Lion Air JT 610 di hari pertama jatuhnya pesawat tersebut.

KARAWANG, (PR).- Bupati Karawang Cellica Nurrachadian menyatakan, rencana pembangunan monumen jatuhnya pesawat Lion Air PK-LPQ dengan kode penerbangan JT 610 baru wacana. Rencana itupun merupakan usulan masyarakat yang harus dikaji terlebih dahulu oleh pihak-pihak terkait.

Cellica mengatakan hal tersebut karena banyaknya komentar-komentar miring atas rencana itu. "Itu usulan masyarakat yang tentunya harus dikaji berama. Saat ini Pemkab masih fokus membantu proses evakuasi korban dan bangkai pesawat Lion Air," ujar Cellica yang menghubungi Pikiran Rakyat, Sabtu 3 November 2018.

Cellica juga mengklarifikasi terkait isu yang menyebutkan dirinya telah menyetujui rencana pembangunan monumen. "Tidak ada pernyataan saya yang menyebutkan bakal mewujudkan rencana itu. Saya hanya menyatakan usulan itu positif dan akan dipikirkan lagi," tegas Cellica.

Cellica menduga, ada pihak yang sengaja memanfaatkan isu tersebut untuk mendiskreditkan dirinya. Dia mengingkatkan agar semua bergerak membantu pencarian korban secara moril maupun materi, bukan malah ribut di media sosial tanpa berbuat secara nyata.

"Seharusnya mereka mengaku tokoh masyarakat atau partai turun membantu. Lihat juga sisi kemanusiannya, bukan malah meributkan sesuatu yang belum pasti," ujar Cellica.

Ditegaskan juga, saat ini dirinya memang sedang fokus membantu proses evakuasi. Namun, sebagai manusia biasa, drinya cukup terganggu oleh kementar-komentar miring tersebut.

"Tenaga dan pikiran kami sedang diarahkan untuk membantu korban. Mari kita bahu membahu dalam hal ini, bukan malah memanfaatkan situasi," ujar Cellica melalui telefon.***

Bagikan: