Pikiran Rakyat
USD Jual 14.243,00 Beli 13.943,00 | Umumnya cerah, 23.7 ° C

Atalia Apresiasi Capaian IVA Test di Kota Cimahi

KETUA TP-PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya, melakukan recheking penilaian IVA Test (Inspeksi Visual Asetar) atau deteksi dini kanker serviks, di Kelurahan Karang Mekar Kota Cimahi, Rabu 31 Oktober 2018. Iva test merupakan salah satu kategori yang dilombakan dalam rangka Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) dan Hari Kesatuan Gerak PKK tingkat Jabar 2018.
KETUA TP-PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya, melakukan recheking penilaian IVA Test (Inspeksi Visual Asetar) atau deteksi dini kanker serviks, di Kelurahan Karang Mekar Kota Cimahi, Rabu 31 Oktober 2018. Iva test merupakan salah satu kategori yang dilombakan dalam rangka Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) dan Hari Kesatuan Gerak PKK tingkat Jabar 2018.

CIMAHI, (PR).- Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya, melakukan recheking penilaian IVA Test (Inspeksi Visual Asetar) atau deteksi dini kanker serviks, di Kelurahan Karang Mekar Kota Cimahi, Rabu 31 Oktober 2018. Iva test merupakan salah satu kategori yang dilombakan dalam rangka Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) dan Hari Kesatuan Gerak PKK tingkat Jabar 2018.

Atalia yang didampingi tim recheking Pokja IV PKK Jabar, mengapresiasi target tes IVA  di Kota Cimahi dari 39.762 ibu, telah terealisasi sampai saat ini sebanyak 12081 ibu. Khusus untuk di wilayah Karang Mekar sejauh ini tidak ditemukan masyarakat yang terkena kanker serviks walaupun sampai sekarang dilakukan pemeriksaan.

"Saya bangga karena target tes IVA  untuk Kota Cimahi dari 39.762 ibu sampai sekarang sudah terlaksana 12.081 ibu, dan di Kelurahan Karang Mekar ini Alhamdulillah tidak ditemukan yang terkena kanker serviks ya," ujar Atalia.

Sosialisasi yang dilakukan kader PKK di Kelurahan Karang Mekar juga dinilainya yang sudah cukup baik dilakukan.

"Tadi juga saya melihat upaya sosialisasi terkait tes IVA  ini sudah baik di Karang Mekar, semoga bisa terus ditingkatkan," ujarnya.

Atalia menuturkan, program PKK tidak lepas dari hasil Rakernas VIII tahun 2015. Untuk itu program yang dijalankan di tingkat Kelurahan atau Desa harus sejalan dengan program dari pusat, provinsi dan Kota/ Kabupaten. Namun tidak menutup kemungkinan untuk berinovasi sesuai potensi daerahnya.

"Oleh pusat kita sudah dititipkan 5 program yang dilombakan tetapi tidak menutup kemungkinan untuk berinovasi. Jadi silakan PKK setempat untuk melaksanakan lomba-lomba terkait kebutuhan yang ada di wilayahnya termasuk apa yang bisa didorong," tuturnya.



Bekerjasama dengan TNI



IVA tes sendiri merupakan cara mendeteksi dini ada tidaknya kanker bahkan lesi prakanker di serviks wanita. Semakin dini diketahui maka semakin baik. Untuk di wilayah Cimahi, Pj Sekda Kota Cimahi Maria Fitriana mengungkapkan, tes IVA  menjadi perhatiannya terlebih ibu merupakan sosok yang sangat penting di keluarga.

"Kanker menjadi pemicu atau tingkat kematian yang cukup tinggi di Indonesia, maka ini harus menjadi perhatian kita," ungkapnya.

Terkait tes IVA selalu bekerja sama tidak hanya dengan kader PKK tapi juga dengan unsur TNI. Seperti diketahui, di Cimahi terdapat 13 Pusdik TNI yang didalamnya banyak Ibu-ibu yang harus terus dijaga kesehatannya.

"Jadi artinya seluruh masyarakat Cimahi akan kami upayakan agar jadi manusia yang sehat, unggul, tangguh, sehingga nantinya membantu tidak hanya Jabar tapi juga Indonesia," tutur Maria.

Jumlah sasaran IVA tes di Kelurahan Karang Mekar berjumlah 1268 jiwa. Jumlah yang sudah mendapat penyuluhan 1037 jiwa dan jumlah yang sudah diperiksa sebanyak 791 jiwa. "Persentase pencapaian pelaksanaan di Karang Mekar sudah 62 persen dan kami siap juara lomba," ujarnya.***

Bagikan: