Pikiran Rakyat
USD Jual 14.223,00 Beli 13.923,00 | Berawan, 21.8 ° C

144 Guru PNS Belum Terima Dana Sertifikasi Selama 6 Bulan

Yusuf Adji
SEJUMLAH guru PNS golongan 2 tengah menunggu di kantor Disdikbud Subang, beberapa waktu lalu hendak meminta kepastian pencairan dana sertifikasi. Pasalnya sudah dua triwulan atau 6 bulan dana sertifikasi 144 guru belum juga diterima akibat kendala aturan.*
SEJUMLAH guru PNS golongan 2 tengah menunggu di kantor Disdikbud Subang, beberapa waktu lalu hendak meminta kepastian pencairan dana sertifikasi. Pasalnya sudah dua triwulan atau 6 bulan dana sertifikasi 144 guru belum juga diterima akibat kendala aturan.*

SUBANG, (PR).- Dana sertifikasi 144 guru PNS golongan 2 di Kabupaten Subang sudah enam bulan belum dibayarkan. Upaya menuntut hak telah ditempuh para guru, termasuk beberapa kali dibahas dengan dinas teknis terkait, maupun DPRD.

Namun hingga kini upaya tersebut belum juga membuahkan hasil. Mereka berharap dana itu bisa segera dicairkan, apalagi sebelumnya sudah rutin menerima.

Informasi pada Kamis, 18 Oktober 2018, dana sertifikasi biasanya dibayarkan per triwulan, besarannya satu kali gaji, sehungga nilai yang diterima per orang bervariasi. Terakhir mereka menerima dana sertifikasi pada triwulan pertama (Januari - Maret) tahun 2018. Setelah itu triwulan ke 2 dan 3 belum mereka terima.

Awalnya ada informasi, dana itu akan dicairkan sekaligus pada Oktober 2018. Namun kenyataannya belum juga direalisasikan.

Beberapa kali pertemuan, perwakilan guru membahas masalah nasib mereka telah dilaksanakan, seperti di DPRD dan Kantor Disdikbud. Namun belum juga ada kepastian.

"Kami harap uang sertifikasi bisa secepatnya dicairkan. Soalnya kami butuh untuk kebutuhan sehari hari. Yang belum kami terima triwulan 2 dan 3. Kenapa daerah lain seperti di Karawang bisa kok disini engak," ujar Ade seorang guru golongan 2.

Dia mengatakan, upaya sudah ditempuh ke dinas dan DPRD, tetapi belum juga ada hasilnya. Adapun terakhir pertemuan di kantor Disdikbud Subang Senin lalu, namun belum ada keputusan padahal dananya sudah ada.

Dia menuturkan, jika alasannya prosedur, para guru sudah menyatakan kesiapan mengembalikan uang bila ada kekeliruan dan melanggar aturan. "Rencananya perwakilan akan bertemu plt Bupati. Kalau belum juga ada hasil bisa saja akan melakukan aksi lanjutan," ujarnya.

Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Subang, Suwarna mengatakan masalah dana sertifikasi yang dikeluhkan puluhan Guru ini karena ada beberapa hal administrasi yang harus dibenahi. Itu adanya aturan baru permendisdik baru tahun 2018, ditambah status kepegawai para guru tercantum calon guru. 

"Jadinya ada aturan itu pencairan belum bisa dilakukan, kami masih mencari cara supaya tak melanggar aturan," ujarnya.

Suwarna mengatakan guru yang belum direalisasikan sertifikainya 144, mereka sebelumnya menerima dana sertifikasi, tetapi adanya aturan baru menjadi terkendala. Sebab sesuai aturan, dana sertifikasi diberikan kepada guru berpendidikan minimal S1 dan bidangnya linier dengan mata pelajarannya, Golongan 3 A, dan mengajar terus menerus.

"Jadi tidak benar kalau disebut kami menghambat, sebab ada aturan yang harus dipatuhi. Kami sedang mencari solusi menjadi dasar buat pencairan. Uang sudah ada dari pusat, kalau adm beres pasti kami cairkan," katanya.***

Bagikan: