Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Sedikit awan, 15.9 ° C

Warga Padati Tasik Oktober Festival di Tasikmalaya

WARGA berfoto di salah satu tiitk lokasi Tasik Oktober Festival (TOF) 2018 di kompleks Taman Kota Tasikmalaya, Sabtu 13 Oktober 2018. Selama empat hari, beberapa ruas jalan di Kota tasikmalaya ditutup untuk penyelenggaraan acara tahunan tersebut.*
WARGA berfoto di salah satu tiitk lokasi Tasik Oktober Festival (TOF) 2018 di kompleks Taman Kota Tasikmalaya, Sabtu 13 Oktober 2018. Selama empat hari, beberapa ruas jalan di Kota tasikmalaya ditutup untuk penyelenggaraan acara tahunan tersebut.*

TASIKMALAYA, (PR).- Sejak siang hari, pengunjung mulai memadati helatan Tasik Oktober Festival (TOF) yang digelar di beberapa ruas jalan protokol Kota Tasikmalaya, Sabtu 13 Oktober 2018. Beberapa titik ornamen payung menjadi tempat favorit pengunjung. Sebab, gerai pameran belum sepenuhnya terisi karena baru diresmikan pada sore hari.

"Sengaja datang ke sini memang ingin melihat TOF. Tahun lalu saja ornamen payung sangat bagus untuk dijadikan lokasi berfoto. Tahun ini juga ada lagi, tetapi kemasannya berbeda," ujar Susan, salah seorang pengunjung dari Kota Tasikmalaya.

Payung dibentuk menyerupai pepohonan yang dikreasikan berbahan dasar bambu. Terlihat kabel-kabel listrik dan lampu yang ditempatkan di dalam payung yang terbuka. Pada malam hari, hiasan karya seniman lokal tersebut akan menerangi bagian samping Taman Kota yang berseberangan dengan Masjid Agung Kota Tasikmalaya.

Menurut Kepala Dinas KUKM Kota Tasikmalaya, M Firman, pelaksanaan TOF tahun 2018 terbagi di empat zona mulai dari gerai UK unggulan sejumlah 82 unit di zona I, gerai UKM fashion 60 unit di zona II, gerai mitra binaan Bank Indonesia 60 unit di zona III, dan gerai kuliner di zona IV.

"Itu tersebar di Jalan HZ Mustofa, Pemuda, Empang mulai hari ini hingga tanggal 16 Oktober," ujarnya.

Promosi daerah 



Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman mengatakan, TOF bisa menjadi ajang promosi daerah mulai dari produk kreatif yang dihasilkan hingga seni budaya yang akan dipertontonkan melalui karnaval budaya.

Terlebih, Kota Tasikmalaya tengah kedatangan tamu dari 16 orang delegasi Jepang serta 25 daerah yang tergabung dalam Komwil III Asosisasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia.

"Kepala daerah yang hadir tersebar mulai dari daerah Jawa Tengah, Yogyakarta, Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Kami juga akan menandatangani Letter of Intent dengan beberapa kota di Jepang. Mulai dari kerja sama tenaga kerja hingga investasi," katanya saat soft opening di Jalan HZ Mustofa, Kota Tasikmalaya.

Ia berharap, TOF dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Tasikmalaya sehingga pelaku industri kreatif terdorong untuk terus berproduksi dan berkreatifitas.

"Kami berharap juga mereka menampilkan kreatifitas-kreatifitas yang semakin baik di pameran industri kreatif tersebut. Tentunya berimbas pada ekonomi masyarakat," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan peresmian air mancur warna-warni di Taman Kota Tasikmalaya. Budi Budiman mengatakan, air mancur menjadi kado hari ulang tahun ke-17 Kota Tasikmalaya.

"Tentunya menjadi Tasik kreatif dan Tasik Resik sebagaimana tema ulang tahun. Tentunya memberikan keberkahan bagi setiap warga yang tinggal di Kota Tasik," ujarnya. (Inu Bukhari)***

Bagikan: