Pikiran Rakyat
USD Jual 14.325,00 Beli 14.025,00 | Umumnya berawan, 28.7 ° C

Sebaran Api Kebakaran Lereng Utara Gunung Ciremai semakin Merajalela

Nuryaman

KUNINGAN, (PR).- Sebaran api merambat timbul tenggelam membakar kawasan hutan taman nasional di lereng utara Gunung Ciremai dalam 12 hari terakhir, semakin merajalela. Api pun sulit diburu oleh para tenaga pemadam. Selain semakin meluas, lokasi-lokasi titik sebaran apinya semakin jauh dan medannya sangat sulit dijangkau para tenaga pemadam.

Terpantau “PR” Kamis 11 Oktober 2018 rambatan api kebakaran yang telah melalap lebih dari 1.000 hektare kawasan hutan taman nasionla di lereng utara gunung tertingi di Jawa Barat itu, sedang melalap areal-areal hutan padat ilalang. Semak mengering serta hutan pinus di seputaran Blok Cipangguyangan, Legokpicung, dan Panyusupan juga jadi sasaran.  

Ketiga blok tersebut berada pada kisaran ketinggian antara 800 hingga 1.000 meter di atas permukaan laut di atas wilayah Desa Cibuntu, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan.

Sementara itu, sebagaimana diberitakan “PR” kebakaran kawasan hutan taman nasional di lereng utara Gunung Ciremai yang telah berlangsngs elama 12 hari itu, terhitung merupakan peristiwa kebakaran ke delapan kali dalam kawasan TNGC selama musim kemarau ini. Berdasarkan lama waktu kebakaran dan luasan areal terbakarnya, kebakaran ke-8 kali yang hingga saat ini belum teratasi itu bisa dibilang kebakaran terparah. Bahkan luas areal terbakarnya ditaksir jauh lebih luas dibanding kebakaran serupa pada bagian lereng yang sama  pada tahun 2012.

Tercatat “PR” dalam tujuh tahun terakhir kebakaran kawasan TNGC paling luas  terjadi pada musim kemarau tahun 2012 dengan luas areal terbakar sekitar 900 Ha. Sementara luas areal terbakar dalam satu rangkaian kebakaran di lererng utara Ciremai dalam 12 hari terakhir, menurut taksiran posko operasi penanggulangan kebakaran Ciremai dari pihak BPBD, hingga Kamis 11 Oktober 2018 telah mencapai lebih dari 1.200 Ha.***

Bagikan: