Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Berawan, 26 ° C

Lowongan CPNS Kabupaten Garut Sebagian Besar untuk Guru dan Tenaga Medis

Rani Ummi Fadila
SEJUMLAH pegawai negari sipil Kabupaten Garut berkumpul usai melaksanakan apel pagi di lapangan Setda Kabupaten Garut, Senin, 10 September 2018. Seleksi calon pegawai negeri sipil Pemerintah Kabupaten Garut dibuka untuk 654 orang.*
SEJUMLAH pegawai negari sipil Kabupaten Garut berkumpul usai melaksanakan apel pagi di lapangan Setda Kabupaten Garut, Senin, 10 September 2018. Seleksi calon pegawai negeri sipil Pemerintah Kabupaten Garut dibuka untuk 654 orang.*

GARUT, (PR).- Lowongan calon pegawai negeri sipil Pemerintah Kabupaten Garut pada 2018 dibuka untuk 654 orang. Sebagian besar lowongan CPNS itu diperuntukkan bagi tenaga pengajar dan tenaga kesehatan. Sisanya untuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Garut. 



Kuota CPNS Pemkab Garut tertuang dalam Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 253 Tahun 2018 tentang Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Kabupaten Garut Tahun 2018. Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan, dari 654 lowongan, sebanyak 237 diperuntukkan bagi tenaga pengajar dan kesehatan berstatus eks tenaga honorer Kategori 2. Terdiri dari 230 eks tenaga honorer K2 guru dan 7 eks tenaga honorer K2 kesehatan.



Bagi honorer guru eks K2 yang ingin mendaftar harus memenuhi kriteria pendidikan terakhir strata 1 sebelum November 2013. Sementara syarat bagi tenaga kesehatan honorer adalah pendidikan terakhir paling rendah diploma 3 bidang kesehatan sebelum November 2013.



Diluar tenaga honorer, seleksi CPNS 2018 juga dibuka dari jalur umum. Untuk lowongan guru, disediakan 144 posisi. Terdiri dari 137 guru sekolah dasar dan tujuh guru sekolah menengah pertama. Lowongan CPNS itu diperuntukkan bagi S-1 pendidikan guru sekolah dasar. 



Dalam surat keputusan Kementerian PAN-RB, penempatan CPNS guru tersebut telah ditentukan. Hampir seluruhnya akan ditempatkan di wilayah selatan Kabupaten Garut. Diantaranya di sejumlah SDN di Kecamatan Banjarwangi, Bungbulang, Caringin, Cibalong, Cikelet, dan Cihurip. Selain itu, lowongan CPNS juga dibuka untuk guru SDN di Cisurupan, Pekenjeng dan Karangtengah. 



Penempatan CPNS guru SMP juga telah ditentukan. Diantaranya, SMPN 1 Banjarwangi (guru pendidikan kewarganegaraan ahli pertama), SMPN 1 Cibiuk (guru IPS ahli pertama), dan SMPN Satap 4 Cobalong (guru bahasa Inggris ahli pertama dan guru pendidikan kewarganegaraan ahli pertama). Selain itu, SMPN 1 Pendeuy (guru IPA ahli pertama) dan SMPN 4 Cibalong (guru IPS dan matematika ahli pertama). 



Adapun, lowongan CPNS untuk tenaga kesehatan totalnya sebanyak 248 lowongan. Terdiri dari 54 dokter umum di puskesmas, dokter spesialis di RSUD dr. Slamet dan 17 perawat ahli pertama (S-1 keperawatan) yang akan ditempatkan di RSUD dr. Slamet. 





"Dengan CPNS 2018, Garut akan punya dokter banyak. Akan tersedia dokter spesialis jiwa, jantung, obgyn, ortopedi, anestesiologi, paru dan radiologi," kata Rudy di kantornya, Rabu 12 September 2018.

Untuk perawat gigi terampil (D-3 keperawatan gigi) akan ditempatkan di 34 puskesmas. Pendaftaran CPNS juga dibuka bagi perawat terampil (D-3 keperawatan) yang akan ditempatkan di 34 puskesmas. Lulusan D-3 keperawatan juga berkesempatan mendaftar CPNS di RSUD dr. Slamet dengan kuota 74 orang. 



Tenaga kesehatan lain yang dibutuhkan dalam CPNS 2018 adalah pranata laboratorium kesehatan terampil (D-3 analis kesehatan). Kuotanya sebanyak empat orang untuk ditempatkan di RSUD dr. Slamet. 

Tenaga teknis



Untuk tenaga teknis, hanya dibuka lowongan di Dinas PU-PR Kabupaten Garut. Dikatakan Rudy, sebenarnya Pemkab Garut mengusulkan penambahan tenaga teknis di dinas lain. Namun, tidak disetujui oleh pemerintah pusat. 



"Seperti ahli hukum dan akuntan kami ajukan. Tapi tidak disetujui pusat," ucap Rudy. 



Adapun, lowongan CPNS pada Dinas PU-PR terbuka bagi lulusan S-1 teknik sipil/arsitektur, serta S-1 perencanaan wilayah dan kota/ teknik lingkungan. Mereka akan ditempatkan sebagau pengawas jaringan utilitas, penguji bahan dan bangunan, penguji laboratorium tanah, aspal dan beton, dan penilik jalan. Selain itu, penelaah mutu konstruksi, penaya ruang ahli pertama, teknik tata bangunan dan perumahan, serta ahli pengairan.***

Bagikan: