Pikiran Rakyat
USD Jual 14.644,00 Beli 14.546,00 | Umumnya berawan, 25.3 ° C

Ridwan Kamil Diminta Keraton Kasepuhan Perhatikan Ciayumajakuning

Ani Nunung Aryani
Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat, mengawali menabuh bedug berusia ratusan tahun, dalam tradisi dlugdag menandai berakhirnya bulan Sya'ban dan siap-siap memasuki bulan Ramadan, Rabu 16 Mei 2018 bada salat asar.
Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat, mengawali menabuh bedug berusia ratusan tahun, dalam tradisi dlugdag menandai berakhirnya bulan Sya'ban dan siap-siap memasuki bulan Ramadan, Rabu 16 Mei 2018 bada salat asar.

CIREBON, (PR). - Pasangan Gubernur-Wakil Gubernur Jabar terpilih Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum diminta lebih memperhatikan wilayah Jabar bagian timur. Lebih spesifik lagi, Keraton Kasepuhan meminta perhatian lebih ke wilayah Ciayumajakuning.

Selain Jabar bukan hanya wilayah Priangan, wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan. Terutama yang bisa meningkatkan kesejahteraan warga Jabar.

Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat mengatakan, sejumlah persoalan krusial masih dihadapi wilayah III Cirebon. 

Di antara persoalan penting yang urgen untuk segera dituntaskan yakni meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), terutama di Kabupaten Cirebon dan Indramayu. Di dua kabupaten itu, IPM-nya masih terendah di Jabar.

Menurutnya, rendahnya IPM karena rendahnya tingkat pendidikan dan kesehatan serta daya beli masyarakat.

Selain IPM, hal ain yang juga perlu diperhatikan yakni potensi luar biasa pariwisata Cirebon yang belum digali secara optimal.

Wilayah Jabar timur, kata Arief, memiliki potensi wisata sejarah dan budaya yang kaya. Khususnya Cirebon, dengan istana atau keraton tertua dan terlengkap senusantara, mesjid kuno, kesenian, kerajinan batik, adat dan tradisinya.

“Semua potensi pariwisata itu perlu dilestarikan dan dimajukan, apalagi pariwisata dapat meningkatkan PAD dan devisa negara. Sekaligus bisa menjadi solusi meningkatkan IPM, karena bisa membangkitkan ekonomi masyatakat, “ kata Sultan Arief. 

Tagih janji Ridwan Kamil



Senada dengan Sultan Arief, Rektor Universitas Swadaya Gunungjati (Unswagati) Cirebon Mukarto Siswoyo, Jabar timur membutuhkan lebih banyak perhatian dari Pemprov Jabar. Apalagi saat kampanye, Ridwan Kamil memang menjanjikan akan lebih memperhatikan Ciayumajakuning.

“Pertama tentu saya ucapkan selamat atas pelantikan Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar terpilih. Memang terpilihnya Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar sekarang karena kehendak Allah. Namun tanpa bantuan dukungan suara yang signifikan dari wilayah Ciayumajakuning kan tidak bisa menang, “ katanya Rabu 5 September 2018.

Saat kampanye, Ridwan Kamil menjanjikan akan membayar atas dukungan masyarakat Ciayumajakuning dengan pembangunan yang sangat dibutuhkan warga.

Menurut Mukarto, Ridwan Kamil sempat mempersilakan semua rektor untuk mengajukan kebutuhan apa saja yang bisa meningkatkan SDM di Jabar. Maka ia mengajukan, tiga prioritas pembangunan yang sangat dibutuhkan wilayah Ciayumajakuning. Antara lain infrastruktur, alokasi bagi peningkatan sumber daya manusia dan kesehatan masyarakat.

Mukarto sendiri berkeyakinan, RK menaruh perhatian tinggi terhadap pembangunan SDM.

Untuk di wilayah Cirebon, lanjutnya, sudah banyak program atau kebijakan yang berpihak kepada rakyat melibatkan Unswagati.

“Kami siap mensupport karena Unswagati kan lengkap memiliki ahlinya. Ada ahli bangunan, struktur tanah, air, kesehatan, bahkan kami juga punya satu-satunya profesor ahli hukum pidana di wilayah Cirebon,” ujar dia.***

Bagikan: