Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Umumnya berawan, 22 ° C

Ledakan di Sukabumi, Keseharian Penghuni Kos Mencurigakan

Siska Nirmala (error)

SUKABUMI, (PR).- Ledakan terjadi di komplek kosan wanita di Kampung Sampora, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Ledakan berasal dari salah satu kamar kos nomor A08DM.

"Pada kejadian ini tidak ada korban jiwa, namun kejadian tersebut sempat membuat panik warga sekitar dan penghuni kosan di Desa Bojong Raharja, Kecamatan Cikembar," ujar salah seorang saksi, Kondor, di Sukabumi, Selasa, 4 September 2018, seperti dilansir Kantor Berita Antara.

Informasi yang dihimpun, pengelola kosan tersebut Rizal Fahlevi menyebutkan kamar asal ledakan dihuni oleh seorang wanita bernama RP (22). Wanita tersebut merupakan warga Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi yang baru saja menikah dengan pria warga Banten.

Akibat ledakan itu, kamar tersebut luluh lantak bahkan plafon atau atap kamar pun hancur akibat kerasnya ledakan itu. Bahkan motor motor Honda Beat milik penghuni yang merupakan karyawan PT GSI Cikembar juga rusak bagian joknya.

"Warga langsung memadamkan api dan mengamankan sebagian barang. beruntung api tidak membesar dan menjalar ke bangunan lain," ujar Rizal.

Sementara, Dadang warga yang runahnya sekitar 300 meter dari lokasi kejadian mengaku mendengar suara ledakan tersebut dan langsung mencari asa muasal suara tersebut.

You Are Dead



Pada lokasi ledakan kamar indekos di Kampung Sampora, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat ditemukan buku berjudul "Anda Pasti Mati" atau "You Are Dead".

Informasi dari tetangga di lokasi ledakan itu, RP bekerja di pabrik sepatu PT GSI.

Keseharian penghuni kamar itu dinilai tertutup dan menggunakan cadar. Namun tidak ada yang aneh, hanya saja wanita tersebut baru menikah sekitar tiga bulan yang lalu dengan pria warga Banten.

"Saat kejadian saya tengah berada di warung yang berhimpitan dengan kamar yang meledak itu. Bahkan anak saya yang baru berusia dua tahun pun menangis karena terkejut dengan kencang suara ledakan itu. Keseharian penghuni kamar itu memang tertutup walaupun sudah setahun menghuni tidak pernah bertegur sapa," kata tetangga penghuni indekosnya, Dede Suherlan.

Kapolsek Cikembar AKP I Djubaedi mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait ledakan yang terjadi di kamar indekos khusus wanita tersebut.

"Kami bersama muspika sudah meninjau lokasi dan meminta keterangan dari sejunlah saksi," katanya pula.***

Bagikan: