Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Cerah berawan, 27.8 ° C

Amankan Asian Games 2018, Polres Purwakarta Terbitkan 2389 Surat Tilang

Mochammad Iqbal Maulud
PULUHAN kendaraan roda dua yang diamankan di Mapolres Purwakarta selama jeda Asian Games dikelilingi garis polisi. Pada Selasa 4 September 2018.
PULUHAN kendaraan roda dua yang diamankan di Mapolres Purwakarta selama jeda Asian Games dikelilingi garis polisi. Pada Selasa 4 September 2018.

PURWAKARTA, (PR).- Jajaran Satlantas Polres Purwakarta amankan 59 unit kendaraan roda dua, dan 1 unit roda 4. Se‎lain itu Satlantas Polres Purwakarta juga memberi 2389 lembar surat tilang. Ditambah 1678 lembar STNK, 626 lembar SIM dan 25 lembar Buku KIR.

"Kami melaksanakan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD) dibidang lantas dalam rangka pengamanan event Asian Games 2018. Bentuknya adalah dengan Operasi Among Raga. Kegiatan ini dilakukan sejak 15 Agustus 2018 sampai 2 September 2018," ujar Kapolres Purwakarta, Ajun Komisaris Besar, Twedi Aditya Bennyahdi, di Mapolres Purwakarta, Jalan Veteran, Kabupaten Purwakarta pada Selasa 4 September 2018.

Menurut Twedi, masyarakat bisa mengambil kembali kendaraan yang telah diamankan. Namun hal ini dengan catatan khusus. Masyarakat boleh mengambil lagi kendaraanya setelah menyelesaikan administrasi pelanggaran.

"Jika proses penyelesaian pelanggarannya sudah diselesaikan dan bisa membawa bukti-bukti kepemilikan, diipersilahkan menghubungi petugas terkait. Kita hanya mengamankan saja, sebagai barang bukti pelanggaran," katanya.

Patuhi aturan



Twedi juga mengimbau, bagi pengguna kendaraan bermotor agar melengkapi surat-surat kendaraan yang digunakannya. Selain itu dia juga mewanti-wanti mengenai kondisi kendaraan. Apakah kendaraan tersebut laik jalan atau tidak. Ini demi kelancaran, keamanan dan kenyamanan berlalulintas.

"Nah untuk mengambil surat kendaraan, masyarakat yang ditahan mobilnya cukup berikan SIM dan STNK. Kecuali untuk mobil selain mobil pribadi kami juga meminta dokumen izin angkutan barang dan angkutan orangnya," ucapnya.

Oleh karena itu Twedi pun mengimbau agar masyarakat selalu mematuhi peraturan yang ada. Jangan sampai karena ketidak disipilinan, masyarakat bisa diambil kendaraanya atau setidaknya kena tilang. ***

Bagikan: