Pikiran Rakyat
USD Jual 14.503,00 Beli 14.405,00 | Umumnya berawan, 23.9 ° C

Warga Apresiasi Subang Mendunia Berkat Penyelenggaraan Asian Games 2018

Yusuf Adji

BANYAK cerita selama penyelenggaraan Balap Sepeda Asian Games 2018 berlangsung di Kabupaten Subang. Total waktu pelaksanaan, lima hari Balap Sepeda MTB dan Road Race digelar berjalan sesuai rencana. MTB dilaksanakan di venue Khee Bun Hill Desa Bunihayu Kecamatan Jalancagak, sedangkan road race menggunakan sebagian jalan utama yang ada di wilayah Kabupaten Subang.

Di Subang, atlet Indonesia menyumbang dua medali emas dan satu perunggu lewat MTB Downhill putra dan putri. Sedangkan di Road Race, para atlet Indonsia harus mengakui ketangguhan negara lain, empat medali emas masing masing diraih Korea dan Kazakhstan. Namun terlepas dari raihan medali, pelaksanaan balap sepeda jalan raya menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Subang. Sebab tak semua daerah bisa mendapat kesempatan menjadi tuan rumah. Apalagi saat balap sepeda jalan raya berlangsung Kabupaten Subang menjadi sorotan dunia.

Walaupun sempat muncul respon beragam, salah satunya aktifitas warga terhambat akibat jalan utama ditutup total tiga hari. Tetapi gelaran olah raga se Asia ini mendapat sambutan antusias warga. Banyak di antara warga mengungkapkan kagum dan bangga, kabupaten Subang bisa menjadi tuan rumah Asian Games 2018.

Apalagi saat balapan berlangsung warga merasakan atmosfir berbeda, ditambah adanya dua helikopter yang terus menerus mengitari Subang. Ditambah cameramen yang mobile mengikuti pebalap hingga ditempatkan di sejumlah lokasi. Itu belum termasuk awak media yang meliput, bukan hanya nasional tapi datang dari berbagai negara.

"Awalnya, sebelum pelaksanaan dapat info jalan utama di Subang ditutup, sempet kecewa, aktivitas jadi terganggu. Untungnya ada sosialisasi jadi bisa siasati ngatur jadwal. Begitu pelaksanaan balap sepeda jalan raya berlangsung, kekecewaan hilang, terbayar dengan besarnya hajatan Asian Games," kata Iis Warga Jalancagak Subang.

Dia mengatakan pelaksanaan Asian Games 2018 menghadirkan suasana berbeda, paling membagakan yaitu Subang menjadi sorotan dunia. Sebab balapan ditayangkan live, tak hanya pebalapnya yang muncul tapi suasana Subang juga terekspos termasuk dari udara. Apalagi yang menayangkannya bukan hanya stasiun televisi Indonesia, tetapi dipastikan pula muncul di berbagai negara.

"Ini kan luar biasa, apalagi warga juga menyambut antusias. Bayangkan gambar yang muncul tak cuma di darat tapi dari udara. Ada dua helikopter yang terus menerus mengitari Subang. Jadinya nama Subang "mendunia" bukan cuma namanya saja tapi visualnya juga, mulai wilayah tengah hingga ke selatan," ujarnya.

Antusias warga menyaksikan balap sepeda asian games begitu besar. Hampir sepanjang rute jalan tampak deretan warga menanti pebalap dan rombongan melintas. Padahal mereka harus menunggu cukup lama, tapi tak menyurutkan antusiasnya. Sedangkan peserta balapan melintas hanya sesaat, tetapi warga cukup puas dengan hal itu.

Di sejumlah lokasi tampak warga melalukan swafoto dengan latar bernuansa Asian Games maupun mengabadikan gambar saat pebalap melintas. "Ya gak apa apa nunggu lama juga, soalnya ini kan momen langka. Gak tahu kapan lagi ada even sebesar ini di Subang," ujar Dena warga Subang Kota.

Warga selalu menunggu di garis finis



Kerumuan warga lebih banyak lagi di sekitar lokasi finis, berbagai kalangan usia memadati kiri dan kanan. Warga membludak, memadati lokasi sekitar Jalancagak. Mereka cukup lama dan sabar menanti datangnya para pebalap, sejak start di Kantor bupati di lokasi finish sudah padat warga berkumpul. Setidaknya 2-3 jam atau lebih warga berkumpul menuggu kedatangan pebalap.

"Ya, saya kesini ngajak anak anak bareng bareng sama tetangga di rumah. Walaupun cuma sebentar disini kan rame, jadi puas lah. Intinya bisa menyaksikan langsung lebih terasa. Walaupun kurang lengkap karena Indonesia tak ada yang menang di jalan raya, tapi gak apa apa mereka sudah berupaya maksimal. Tapi paling penting Subang jadi terkenal ke mana mana. Kami juga bisa merasakan suasana even besar asian games," kata Aan warga lainnya.

Pasca balap sepeda asian games, Plt Bupati Subang Ating Rusnatim berharap ada kelanjutan even besar lainnya, terutama olah raga sepeda di gelar di Subang. Melalui Asian Games ini Subang terpromosikan ke manca negara, menjadi perhatian dunia. "Kami berharap ada kelanjutan, kami intensif komunikasi dengan PB ISSI dan pemerintah pusat. Kami ingin Subang masuk dalam agenda penting, utamanya balap sepeda. Jadi ada even besar rutin yang digelar di Subang," katanya.

Ating mengungkapkan saat ini Subang punya dua lokasi bertarap internasional, selain balap sepeda jalan raya, ada juga venue MTB tempat Downhill dan cross. Ini harus dikembangkan dan diharapkan masuk dalam agenda ISSI maupun pemerintah pusat. "Daerah tentunya harus agresif, nanti ditindaklanjut oleh dinas teknis. Kalau sudah menjadi agenda rutin banyak keuntungan, perekonomian Subang bisa terdongkrak. Tak hanya pariwisata tapi sektor sektor lainnya juga bakal terangkat," ujarnya.

 

Setelah Asian Games 2018, Lalu even besar apa lagi yang akan digelar di Subang? Sejauh mana kesiapan pemerintah maupun warga menyambutnya? Kita tunggu langkahnya pasti dan kelanjutannya, Subang jadi Sorotan Dunia.***

Bagikan: