Pikiran Rakyat
USD Jual 14.644,00 Beli 14.546,00 | Berawan, 22.4 ° C

Lapangan Parkir Stadion Wibawa Mukti Terbatas, Suporter Timnas Indonesia Diimbau Gunakan Kendaraan Umum

Tommi Andryandy
PARA pedagang atribut Tim Nasional Indonesia mulai memadati sekitaran Stadion Wibawa Mukti Kabupaten Bekasi, Kamis 23 Agustus 2018. Jelang laga 16 besar Asian Games antara Timnas melawan UEA, para penonton diimbau menggunakan angkutan umum karena keterbatasan kantung parkir.*
PARA pedagang atribut Tim Nasional Indonesia mulai memadati sekitaran Stadion Wibawa Mukti Kabupaten Bekasi, Kamis 23 Agustus 2018. Jelang laga 16 besar Asian Games antara Timnas melawan UEA, para penonton diimbau menggunakan angkutan umum karena keterbatasan kantung parkir.*

CIKARANG, (PR).- Pemerintah Kabupaten Bekasi mengimbau para pendukung Timnas U-23 yang bakal mendatangi Stadion Wibawa Mukti agar menggunakan kendaraan umum. Soalnya, kapasitas parkir di stadion yang berlokasi di Cikarang Timur itu terbatas. Hal ini terkait penyelenggaraan pertandingan Indonesia vs UEA Jumat mendatang.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Bekasi, Deni Rusnandi mengatakan, meski stadion berkapasitas 25.000 tempat duduk namun kantung parkir yang tersedia tidak lebih dari 100 mobil.

“Memang kapasitas parkir kami terbatas, kapasitasnya paling hanya untuk 100 mobil atau bagi sepeda motor masih bisa ribuan, tapi memang terbatas. Maka kami imbau suporter yang hadir agar menggunakan kendaraan umum,” ucap dia kepada “PR”, Kamis 23 Agustus 2018.

Seperti diketahui, Stadion Wibawa Mukti bakal menggelar pertandingan antara Timnas Indonesia U-23 menghadapi Uni Emirat Arab pada cabang olah raga sepak bola babak 16 Asian Games 2018, Jumat 24 Agustus 2018. Timnas bakal bertarung pada pertandingan pertama pukul 16.00.

Diungkapkan Deni, Stadion Wibawa Mukti memiliki dua kantung parkir yakni di sekitar tribun barat atau di samping Taman Sehati. Namun, kantung itu diisi oleh kendaraan operasional aparat keamanan dan panitia. Sedangkan titik lainnya, yakni di sekitar tribun timur atau di sekitar bekas sirkuit gokar.

“Kedua titik itu yang menjadi lahan milik kami, sedangkan sisanya bukan menjadi kantung parkir stadion,” ucapnya.

Meski demikian, Deni memastikan kondisi stadion siap pakai. Pertandingan Timnas ini bakal menjadi salah satu pertandingan terbesar digelar di Stadion Wibawa Mukti. Namun, para penonton diminta menjaga fasilitas stadion apapun hasil akhir dari pertandingan nanti.

“Secara umum kondisi stadion aman, telah siap pakai. Ada sekitar 25.000 tempat duduk dan siap pakai. Namun kami harap agar dijaga kondisi stadionnya. Jangan sampai ada hal-hal yang tidak diinginkan. Nontonlah dengan nyaman,” ucap dia.

Diperkirakan 10.000 kendaraan padati akses Stadion Wibawa Mukti



Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi Yana Suyatna mengatakan, dari hasil prediksi, akan ada sedikitnya 10.000 kendaraan yang masuk ke Kabupaten Bekasi menuju Stadion Wibawa Mukti. Mereka akan masuk melalui pintu tol Cibatu, Cikarang Pusat hingga Cikarang Barat. Ada pun kendaraan yang menggunakan jalur non tol, mulai dari Jalan Kalimalang maupun Jalur Nasional Bekasi-Karawang.

“Dari prediksi kami akan ada lebih dari 10.000 kendaraan yang masuk, ini sesuai dengan daya tampung stadion yang mencapai 25.000 orang. Jumlah itu bisa jadi bertambah, karena belum ditambah yang kendaraan panitia, termasuk kendaraan dari kepolisian dan TNI. Yang menjadi persoalan memang nanti parkirnya, untuk itu kami masih berkoordinasi dengan kepolisian,” ucap dia. 

Sementara itu, 2.500 aparat keamanan dilibatkan untuk mengamankan jalannya pertandingan. Jumlah personel itu bakal disebarkan pada dalam empat lapis, mulai dari pinggir lapangan (ring I) hingga pengamanan di sekitar lapangan parkir dan lalu lintas (ring IV).

“Jumlah itu terbagi dari aparat Polrestro Bekasi, Brimob, Sabhara Polda Metro jaya, TNI sampai Satpol PP Kabupaten Bekasi,” ucap Kepala Bagian Operasi Kepolisian Resor Metro Bekasi Kabupaten, Ajun Komisaris Besar Nurdi Satriaji.

Berdasarkan hasil rapat koordinasi, lanjut dia, tiket pertandingan masih tersedia sebanyak 10.000 lembar dan akan dijual di sekitar stadion mulai pukul 8-11 siang. “Jadi ini penting bahwa tiket offline tersedia namun hanya tinggal 10.000 lembar lagi. Dijual mulai pukul 8 pagi sampai 11 siang. Kemudian kami juga membuka pintu akses menjadi lima pintu untuk memudahkan penonton masuk,” ucapnya.

Sedangkan lokasi parkir, kata dia, akan ditempatkan di tiga titik. Pertama di dalam lingkungan pabrik Tupperware; kedua di sepanjang jalan di sekitar stadion; ketiga di dalam komplek perumahan D’Khayangan. “Tapi untuk D’khayangan ini hanya untuk mobil,” ucap dia.

Sementara itu, untuk memperlancar arus lalu lintas, polisi telah melakukan rekaya arus. Seluruh arus akan dialihkan melalui jalur kampung di sekitar Tegaldanas. “Jadi dari Jababeka akan alihkan ke Jababeka I kemudian masuk lagi melalui Tegaldanas. Begitu juga dari Lippo kami putarkan ke Tegaldanas. Pada prinsipnya kami siap mengamankan,” ucap dia.***

Bagikan: