Pikiran Rakyat
USD Jual 14.118,00 Beli 14.216,00 | Sebagian cerah, 30 ° C

Mari Hidupkan Permainan Tradisional Saat Perayaan HUT RI 17 Agustus

Yusuf Adji

TANGGAL 17 Agustus menjadi hari keramat bagi bangsa Indo­nesia. Selain diperingati sebagai hari kemerdekaan, tanggal itu juga kerap dimeriahkan dengan berbagai perlombaan. Acara itu kemudian akrab di telinga kita dengan sebutan ”17 Agustusan”.

Perlombaan yang dimainkan tak hanya dimainkan untuk anak-anak, tapi juga dewasa. Permainan atau lomba yang dimainkan biasa­nya memiliki semangat kebersamaan dan gotong royong, antarwarga. Tahun ini adalah waktu yang tepat untuk kembali meng­hidupkan permainan tradisional.

”Bulan Agustus, melalui peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus menjadi momentum bagus membangkitkan dan memasya­ra­katkan lagi permainan dan olah raga tradisional. Itu karena di bulan Agustus, tepatnya di rangkaian acara peringatannya banyak warga mulai anak hingga dewasa memainkan permainan tradisional,” ujar Zaini Alif, penggerak Komunitas Hong Bandung dan Hong Bolang Subang di Saung Budaya Kampung Bolang, ­Desa Cibuluh, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang.

Ia mengatakan, rentang waktu peringatan cukup panjang hampir sebulan bahkan lebih, Agustus bisa dijadikan bulan olah raga ­per­mainan tradisional.

Acuannya jelas, ada Undang-Undang No 5 Tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan dan pelestarian permainan rakyat serta olah raga permainan tradisional ada di dalamnya.

Tahun ini, Komunitas Hong bersama komunitas lain di berbagai daerah di Indonesia sepakat menyosialisasikan BOPT (Bulan Olah­raga Permainan Tradisional) sekaligus menggemakan Agustus sebagai bulan olah raga dan permainan tradisonal. Sementara pelaksanaannya dilakukan di daerah masing-masing.

”BOPT ini sebuah gerakan memasyarakatkan olah raga dan ­per­mainan tradisional di bulan Agustus melalui momen peringatan Kemerdekaan Indonesia yang dilaksanakan setiap tahun. Tema yang diusung adalah: kita bangga bermain dan berolah raga tradisional ­Indonesia,” ujarnya.

Sarat filosofi



Zaini mengatakan, permainan tradisional merupakan salah satu warisan budaya, dimainkan dan berkembang turun temurun di masyarakat.

Seiring dengan perkembangan, upaya pelestarian perlu ­dilakukan, mengingat permainan tradisional tak sekadar bermain tapi penuh makna dan sarat nilai.

Kandungan nilai dalam permainan itu pada gilirannya bisa membentuk karakter generasi muda. Selain itu keunggulannya, permain­an tradisional tak hanya cocok buat anak, tetapi menarik dan asyik dimainkan remaja hingga dewasa. Termasuk, bila dimain­kan keluarga dapat membentuk dan menguatkan kebersamaan.

”Permainan tradisional itu kebanyakan tak ada yang individu, butuh teman buat memainkannya. Artinya permainan tradisional mampu menumbuhkan dan memperkuat kebersamaan,” katanya.

Dijelaskannya, upaya mentransmisikan makna dan nilai nilai pada permainan tradisional tak cukup hanya melalui pertunjukan. Sebab, pertunjukan hanya mengenalkan. Transmisi dari setiap ­permainan bisa sampai ke tiap individu apabila melakukan atau memainkan. Transmisi nilai dan makna melalui permainan bisa terjadi ketika anak melalukan sendiri.

”Ketika melakukan, saat itu terjadi interaksi dengan benda (mainannya), dengan sesama dan lingkungan/alamnya. Interaksi dengan mainan, minimal anak bisa lebih tau artefak budaya ba­ngsa­nya. Kemudian interaksi dengan sesama bisa memuncul­kan empati, termasuk bagaimana bekerja sama hingga bersaing ­sehat. Interaksi lingkungan/alam menjadikan anak tahu dan merasakan langsung, tahu dan merasakan air, angin, dan sinar matahari,” katanya.

Momen tepat



Zaini mengatakan, bulan Agustus ini memungkinan transmisi terjadi dalam skala luas, melalui berbagai rangkaian acara 17 agustusan. Indikator keberhasilannya, yaitu jika setelah melakukan ada kelanjutannya, tidak hanya saat acara.

Keberhasilan momentum 17 Agustus bisa diketahui, ketika anak anak yang ikut lomba masih memainkan permainannya sehari-hari saat mereka bermain. Tentu­nya, permainan bisa dihadirkan ­dengan berbagai kreativitas dan menyesuaikan kondisi ­zaman seka­rang.

Bagikan: