Pikiran Rakyat
USD Jual 14.619,00 Beli 14.521,00 | Berawan, 22.6 ° C

Gotong Royong Ruh Manunggalnya TNI-Rakyat, TMMD Rangkul dan Perkuat Generasi Milineal

Yusuf Adji
SATGAS TMMD Kodim 0605 Subang bahu membahu gotong royong mengerjakan berbagai pembangunan fisik di Desa Cirangkong dan Cijambe Kecamatan Cijambe Kabupaten Subang. Berkat gotong royong pekerjaan yang menjadi sasaran TMMD bisa berjalan lancar.*

SUASANA pagi khas pegunungan masih kuat terasa ketika sejumlah anggota TNI tergabung dalam Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) mulai beraktivitas. Seusai apel pagi, mereka pun bergabung dengan masyarakat. Mereka dibantu warga bahu membahu mengerjakan pembangunan fisik yang menjadi sasaran TMMD ke 102 Kodim 0605 di Desa Cirangkong dan Cijambe Kecamatan Cijambe Kabupaten Subang.

Sejak TMMD dimulai, aktivitas gotong royong TNI dan warga menjadi rutinitas, terlihat setiap hari. Mereka bersama sama membangun jalan, TPT, Rehab Rutilahu, Pos Kampling, dan Mushola.

Kebersamaan Satgas TMMD ditengah tengah warga, mengubah kesan masyarakat terhadap anggota TNI. Para anggota TNI identik dengan "mesin tempur" disiapkan menjalani peperangan. Ditambah postur tubuh rata rata tegap seringkali membuat sungkan warga.

Kesan itu seakan sirna begitu satgas TMMD bersentuhan langsung dengan masyakat. Ditambah para anggota satgas tidur di rumah warga, sehingga proses "peleburan" menjadi lebih cepat. Setelah berhari hari bergaul serta saling mengenal, warga bisa menyaksikan dan merasakan langsung sentuhan sisi humanis para anggota TNI. Misalnya, ketika salah seorang warga Nana warga Dusun RT 01/01, Desa Cirangkong meninggal dunia karena sakit. Suasana duka tidak saja menyelimuti keluarga dan tetangga, tapi anggota Satgas TMMD. Dua anggota Satgas ikut terlibat dalam proses pemakaman. Mereka juga ikut menggali liang lahat bersama warga dan mensholatkan jenazah di Masjid setempat.

"Kami atas nama keluarga besar Kodim 0605 / Subang, turut berduka atas musibah yang menimpa keluarga besar Almarhum. Semoga amal ibadah Almarhum diterima di sisi Allah SWT, Amiin," kata Pasiter Kodim 0605 Subang Kapten ARM M. Saprudin.

Selain itu, ketika satgas bersama warga tengah melaksanakan pengerasan jalan desa menghubungkan Desa Cirangkong dengan Desa Cijambe, Senin 16 Juli 2018 dua anggota TNI AD membantu kakek Rahmin (72), warga Kampung Banjaran Hilir RT 01/01 Desa Cirangkong Kecamatan Cijambe. Saat melihat seorang kakek tengah memikul kayu bakar, keduanya langsung mendekatinya. Lalu membawakan kayu bakar si kakek hingga ke rumahnya. Kedua Prajurit TNI itu belakangan diketahui Kopral Dua (Kopda) Asep dan Kopda Atang dari Kesatuan Batalyon Infanteri 312 Kala Hitam. 

Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD Ke-102 sekaligus Dandim 0605 Subang, Letnan Kolonel Inf. Fikri Ferdian mengapresiasi kesigapan kedua anggota Batalyon Infanteri 312 Kala Hitam. Itu sebagai cerminan Prajurit TNI yang memengang teguh Sumpah dan Janji Prajurit serta Sapta Marga. "Apapun kondisinya, Prajurit TNI harus mampu melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat. Mereka wajib dilindungi, baik saat bertugas di daerah konflik, maupun berada di daerah teritorial yang menjadi binaan TNI," katanya.

Gotong royong



Berkat gotong royong satgas TMMD bersama warga, pembangunan fisik yang dilaksanakan di Desa Cirangkong dan Cijambe Kecamatan Cijambe Kabupaten Subang tak mengalami hambatan. Mereka mengerjakan sasaran program TMMD di antaranya merenovasi 10 rutilahu, merenovasi 4 musala, pembuatan 4 pos kamling, pengerjaan pengerasan jalan sepanjang 3,5 Kilometer dengan lebar 2,5 meter, dan pembuatan TPT. 

Setelah belasan hari berjalan, hasil kerja TNI didukung warga sudah mulai terlihat nyata. Pengerjaan akses penghubung dua desa sudah tuntas. Kondisi jalan menjadi mulus, sehingga akses jalan itu kini tidak hanya bisa dilalui sepeda motor tetapi bisa dilalui mobil. Namun pengguna jalan tetap harus hati-hati. Sebab kondisi jalan banyak belokan tajam, naik dan turun curam.

Dandim 0605/Subang Letnan Kolonel Inf. Fikri Ferdian didampingi Danramil Cijambe Kapten Inf Supriyono mengapresiasi kekompakan satgas dan warga. Mereka mampu bersinergi melaksanakan gotong royong melaksanakan berbagai pekerjaan sehingga progresnya bisa sesuai jadwal. "Alhamdulillah berkat kepaduan Satgas dan warga, pengerjaan semua pembangunan fisik bisa berjalan lancar sesuai jadwal tanpa ada hambatan," katanya.

Dandim menjelaskan proses pembangunan fisik masih berlangsung hingga 8 Agustus 2018. Semua proses pembangunan fisik optimis bisa selesai tepat waktu. Apalagi sebagian besar sasaran pembangunan fisik sudah rampung, seperti akses jalan penghubung dua desa sepanjang 3,5 Kilometer dengan lebar 2,5 meter telah selesai 100 persen termasuk pula TPT 400 meter. Masyarakat diharapkan bisa terus bahu membahu gotong royong bersama Satgas TMMD menyelesaikan pembangunan fisik. "Yang belum Tuntas, tinggal Rutilahu milik Pa Rahmidi dan Jana di Desa Cirangkong dan satu unit mushola di Kampung Dampit. Kami sangat berterima kasih atas partisipasi warga, membantu satgas TMMD. Hasil pembangunan ini menjadi milik masyarakat disini," katanya.

Generasi milenial dan TNI



Sesuai tema TMMD ke 102 Tahun 2018 "Manunggal Membangun Karakter Generasi Milenial", diharapkan TNI bisa berperan membangun karakter generasi muda. Sehingga mampu menambah wawasan kebangsaan dan cinta tanah air. Generasi muda saat ini atau lebih dikenal generasi milenial, hidup di era teknologi dan keterbukaan informasi. Kondisi ini telah membangun kultur dan cara bersikap yang rentan terhadap pengaruh terhadap budaya asing.

Melalui sasaran non fisik, diharapkan berbagai kegiatan bagi generasi dapat memberi tambahan wawasan dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan non fisik di antaranya pembinaan mental dan agama, penyuluhan tentang radikalisme dan kamtibmas, bela negara dan wasbang, narkoba, kenakalan remaja dan penyakit masyarakat, perilaku hidup sehat dan KB, pertanian, penanggulangan bencana alam. Selain itu ada juga Seminar kewirausahaan bertema mengembangkan potensi dan motivasi pemuda milenial. Melalui berbagai kegiatan non fisik melibatkan para remaja dan pelajar tersebut diharapkan mereka lebih percaya diri dan tak ragu mengungkapkan pendapat. Kemudian pandai bersosialisasi dan mampu memilah baik dan buruk tanpa menghilangkan identitas ke Indonesiaan.

Plt Bupati Subang Ating Rusnatim saat membuka TMMD mengapresiasi TNI yang mampu bergabung bersama-sama masyarakat membangun daerah. "Kami apresiasi TNI khususnya Kodim 0605 Subang yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam program pembangunan desa tanpa meninggalkan kearifan lokal sekaligus membangun karakter generasi milenial," katanya. 

Dandim mengungkapkan perlu sinergi meningkatkan kualitas dan kapasitas para generasi muda, sehingga bisa tumbuh dan berkembang sebagai generasi milenial yang kompetitif dan mandiri serta berkarakter kebangsaan. Generasi milenial ke depan harus tetap memiliki semangat gotong royong, mengabdi serta membantu kesulitan masyarakat. Gotong royong menjadi ciri khas kehidupan bangsa ini, termasuk di TMMD menjadi ruh manunggalnya TNI bersama rakyat.

Sesuai sumpah Prajurit dan Satpa Marga serta Undang-undang TNI, hakikat dan fitrah TNI itu lahir dari Rakyat, oleh Rakyat dan untuk Rakyat. Prajurit TNI harus lebih dekat dengan rakyat agar dicintai rakyat. Jaya TNI, Sukses TMMD ke 102 Kodim 0605 Subang.***

Bagikan: