Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Berawan, 21.1 ° C

Besok, Pemberangkatan Jemaah Calon Haji Asal Depok, Ini Jadwalnya

Bambang Arifianto
PETUGAS memindahkan koper jamaah haji asal Depok di Kantor Kementerian Agama Kota Depok, Jalan Boulevard Raya, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Selasa, 24 Juli 2018. Pemberangkatan perdana jamaah haji asal Depok berlangsung pada Rabu,25 Juli 2018.*
PETUGAS memindahkan koper jamaah haji asal Depok di Kantor Kementerian Agama Kota Depok, Jalan Boulevard Raya, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Selasa, 24 Juli 2018. Pemberangkatan perdana jamaah haji asal Depok berlangsung pada Rabu,25 Juli 2018.*

DEPOK, (PR).- Pemberangkatan perdana jemaah calon haji asal Kota Depok berlangsung besok, Rabu, 25 Juli 2018.‎ Sebanyak 820 calon haji tersebut berangkat menuju Tanah Suci melalui dua kelompok terbang (Kloter).

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Depok Asnawi mengatakan, para calon haji yang diberangkatkan itu berasal dari Kloter 28 dan 30. Masing-masing kloter berjumalah 410 orang.

Titik pemberangkatan awal berada di halaman gedung Pemkot Depok, Jalan Margonda Raya pada Rabu, 25 Juli 2018. Para calon haji berkumpul di sana kemudian diangkut 10 bus menuju asrama Embarkasi Bekasi.

"Kloter 28 didorong (berangkat) ke Bekasi (pukul) 06.00 WIB," kata Asnawi saat dihubungi, Selasa, 24 Juli 2018.

Sedangkan Kloter 30 pada pukul 10.00 WIB. Lalu, Kloter 28 dijadwalkan masuk asrama pukul 09.10 WIB. Sementara Kloter 30 pukul 13.10 WIB.

Kedua Kloter tersebut bakal terbang pada Kamis, 26 Juli 2018 pagi. Kloter 28 terbang pukul 03.10 WIB disusul Kloter 30 pukul 07.10 WIB.

Asnawi menuturkan, pemberangkatan berlangsung lebih cepat karena pemeriksaan imigrasi oleh otoritas Arab Saudi berlangsung di embarkasi. Dia memastikan, kondisi terakhir calon haji pemberangkatan perdana Depok telah siap berangkat.

Berbagai pemeriksaan kesehatan hingga pemberian vaksin serta urusan dokumen pun telah rampung. Jemaah calon haji Depok, lanjutnya, bertolak melalui Bandara Sukarno-Hatta Tangerang dan mendarat di Madinah.

Asnawi menambahkan, kuota jemaah calon haji Depok 2018 mencapai 1.708 orang. Kouta tersebut dipastikan penuh dan tak tersisa.

Terdapat lima Kloter calon haji dari Depok. Selain Kloter 28 dan 30, terdapat pula Kloter 54, 75, dan 94. Kloter 54 berangkat pada 2 Agustus, Kloter 75 pada 8 Agustus serta Kloter 94 pada 13 Agustus 2018. 

Pantauan "PR" Selasa siang, pemindahan koper jemaah dari Kantor Kemenag Depok menuju embarkasi tengah berlangsung. Sejumlah petugas terlihat mengangkut dan memindahkan koper besar yang bertumpuk di kantor ke mobil pengangkut.

Pranata Humas Kemenag Depok Lan Stiawan menambahkan, koper yang diangkut telah diisi berbagai perbekalan para calon haji seperti pakaian yang digunakan selama di Tanah Suci. Koper tersebut juga dilengkapi foto dan identitas masing-masing calon haji agar tak tertukar.

Kemungkinan penundaan



Senada dengan Asnawi, Lan menyatakan kondisi terakhir para calon haji telah siap diberangkatkan. Kendati demikian, Lan mengaku penundaan atau pembatalan masih mungkin terjadi.

Pasalnya, para calon haji bakal kembali menjalani pemeriksaan kesehatan di embarkasi. "Kalau di pemeriksaan kesehatan itu dianggap tidak laik, belum memenuhi persyaratan, (calon haji) diobati dulu, ditunda keberangkatannya," kata Lan saat ditemui di Kantor Kemenag Depok, Jalan Boulevard Raya, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya.

Jika telah sembuh, calon haji akan diberangkatkan besama Kloter yang lain. Bila kondisi kesehatan memburuk, pemberangkatan calon haji itu dibatalkan untuk tahun ini.

Namun, calon haji yang batal karena sakit mendapat prioritas diberangkatkan pada musim haji tahun depan. Guna memastikan kondisi prima para tamu Allah tersebut, panitia penyelenggara haji Depok juga mengikutkan tenaga medis berupa dokter dan perawat pada setiap kloter. Lan mengatakan, ada 12 pendamping yang menyertai keberangkatan dua kloter perdana Depok.

Masing-masing Kloter, lanjutnya, mendapat enam pendamping dari tenaga medis, tim pemandu haji daerah, tim pembimbing ibadah haji, tim pemandu haji Indonesia. Kendatipun persiapan maksimal, Lan mengimbau para calon haji tetap menjaga kesehatan sebelum pemberangkatan hingga berada di Tanah Suci.

"Karena perjalanan panjang dan (jemaah calon haji harus) sungguh-sungguh mengikuti tuntutan pemandu, juga menjaga nama baik Kota Depok," ujarnya.

Tak hanya itu, Lan mengimbau calon haji tak terlalu banyak membawa pengantar saat pemberangkatan. Menurutnya, keluarga inti sudah cukup untuk melepas agar tak terjadi kemacetan dan ketidaknyamanan karena banyaknya warga yang turut mengantar.***

Bagikan: