Pikiran Rakyat
USD Jual 14.619,00 Beli 14.521,00 | Berawan, 21.8 ° C

Bayi Baru Lahir Dibuang di Pasar Ciwangi Sukabumi, Sang Ibu Ditangkap

Ahmad Rayadie

SUKABUMI, (PR).- Pasar Ciwangi, Gang Harapan, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Selasa 24 Juli 2018 heboh. Mereka terkejut bukan karena harga telur ayam yang terus merangkak. Namun, tersebar kabar  ditemukan bayi yang diperkirakan masih berumur sehari.

Bayi laki laki yang masih terlilit ari-ari ditemukan persis disalah satu meja pedagang kupat tahu.

Tak ayal temuan bayi dalam kondisi masih hidup itu, tidak hanya memperoleh perhatian pedagang. Tapi menjadi perhatian serupa  ratusan para pembeli.

Hanya hitungan kurang dari lima menit, kabar bayi yang dibuang orangtuanya itu, telah mengudang warga mendatangi TKP.  Mereka berjubel memenuhi kios pedagang kupat tahu. Mereka bukan ingin membeli makanan berkuah tersebut, tapi ingin menyaksikan kondisi bayi dari dekat.

Sebagian besar  iba setelah terdengar tangisan lemah  bayi yang terbungkus kantong plastik warna ungu. Bayi tersebut diduga dibuang ibu dan bapaknya karena hasil hubungan gelap.

Dibantu sejumlah petugas Polres Sukabumi Kota, para pedagang dan warga mengevakuasi bayi tersebut. Bayi yang terbungkus kantong plastik dibawa dengan menggunakan kendaraan operasional polisi  ke UGD RSUD Syamsudin. Tim medis langsung melakukan penanganan medis dan melakukan observasi  kesehatan bayi tersebut. 

"Kami masih terus melakukan observasi. Kesehatannya terus membaik, pasca dokter anak melakukan penanganan medis," kata Ketua Tim Pelayanan RSUD Syamsudin, Wahyu  Handriana.

Wahyu Handriana mengatakan bayi laki yang diperkirakan memiliki berat dua kilogram dan panjang 42 centimeter itu kini masih berada di ruangan bayi. Sejumlah perawat bersiaga untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan kondisi kesehatan bayi memburuk.

"Tapi sejauh ini, kesehatan bayi tersebut cukup baik," katanya.

 

Ibunya ditangkap



Selain memeriksa kesehatan bayi laki laki itu. Tim medis juga memeriksa kesehatan ibu bayi tersebut. Yakni SA (18) warga Kampung Takokak, Desa Pesawahan, Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur. Ia ditangkap polisi beberapa jam setelah diyakini membuang bayinya.

Perempuan itu, kini berada diruangan  dokter kandungan menjalani pemeriksaan medis. Untuk mengantisipasi sang ibu melarikan diri, petugas melakukan penjagaan persis di ruangan tersebut.

"Kami pun tengan menangani kesehatan ibu dari bayi tersebut. Keduanya dibawa ke rumah sakit dan harus menjalani penanganan medis pasca melahirkan," katanya.

Kasubag Humas Polres Sukabumi Kota, AKP Ana Ratna Dewi mengatakan SA merupakan karyawati di salah satu toko. Ia membuang bayi yang dilahirkannya di kamar kos sendirian.

"Kami kemudian melakukan pemeriksaan saksi-saksi di sekitar lokasi penemuan. Setelah informasi terkumpul pelaku berhasil diamankan sama hitungan beberapa jam. Dia melahirkan di kosnya," kata Ana. ***

Bagikan: