Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Umumnya berawan, 20.3 ° C

Hitung Cepat KPU Kota Tasikmalaya, Pasangan Asyik Menang Telak

Windiyati Retno Sumardiyani

TASIKMALAYA,(PR).- Proses hitung cepat rekapitulasi suara Pemilihan Gubernur Jawa Barat di Kota Tasikmalaya sudah berakhir, Kamis, 28 Juni 2018.  Dari hasil rekapitulasi hitung cepat dari total 1161 TPS di Kota Tasikmalaya,  pasangan nomor tiga (Sudrajat-Ahmad Syaikhu) berhasil mengungguli tiga pasangan lainnya dengan total raihan suara  45,53 persen atau 164.720 suara.

Pasangan Asyik berhasil mengungguli kandidat nomor satu, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum  yang harus puas dengan raihan suara  27,59 persen atau 104.402 suara. 

Sementara  kandidat nomor empat, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi meraih 73.502 suara atau 19,42 persen dari total  suara yang masuk. Sedangkan raihan suara terkecil  diperoleh  pasangan nomor dua,  Hasanudin-Anton Charliyan dengan total raihan suara  35.773 atau 9,45 persen dari total suara yang masuk.

Secara keseluruhan, dari total 477.280 pemilih di Kota Tasikmalaya, sebanyak 387.260 warga menggunakan hak pilihnya. Perinciannya  202.927 atau 85,71 persen wanita, dan  184.333 pria atau 76.64 persen yang menggunakan hak pilihnya.

Komisioner KPU Kota Tasikmalaya  Khotum Khotimah mengatakan, secara keseluruhan tingkat partisipasi masyarakat terhadap kepesertaan Pilkada Jabar cukup memuaskan. Jumlahnya meningkat jika dibandingkan Pilgub Jabar periode sebelumnya.

“Pada Pilgub 2013, tingkat partisipasinya hanya 78,98 persen, sementara dari proses hitung cepat tingkat partisipasinya mencapai 81,14 persen. Memang ini hasil hitung cepat, tetapi biasanya hasil akhirnya tidak berbeda jauh dengan real count KPU,” ucap Khotum Khotimah kepada “PR”, Kamis, 28 Juni 2018.

Terkait hasil evaluasi pelaksanaan Pilgub Jabar, Khotum menyebutkan,  KPU Kota Tasikmalaya masih menunggu rekap manual di tingkat kecamatan, tingkat KPU Kota Tasikmalaya, dan dilanjutkan ke tingkat provinsi Jabar.  KPU juga masih menunggu apakah ada gugatan atau tidak atas hasil raihan suara Pilkada Jabar tersebut.

“Setelah itu baru bisa dilanjutkan evaluasi internal dan rakor bersama Desk Pilgub Jabar. Kita bersyukur tingkat partisipasi Pilgub Jabar yang tadinya kami kira akan redah bisa di atas 80 persen,” kata Khotum.***

Bagikan: