Pikiran Rakyat
USD Jual 14.433,00 Beli 14.335,00 | Cerah berawan, 27.4 ° C

Suara Buruh Karawang Berpengaruh Signifikan dalam Pilgub Jabar 2018

Dodo Rihanto

KARAWANG, (PR).- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karawang menyambut baik keputusan Pemerintah yang menetapkan hari pencoblosan Pilkada serentak 2018, sebagai hari libur nasional. Kebijakan tersebut dipastikan akan berdampak besar terhadap hasil pungutan suara di Karawang.

"Di Kabupaten Karawang terdapat 296 ribu buruh yang memiliki hak suara dalam Pilgub Jawa Barat. Dengan dibebaskannya mereka dari pekerjaan rutin, para buruh sebanyak itu bisa menyalurkan hak suaranya dengan baik," ujar Kepala Disnakertans setempat, Ahmad Suroto, di kantornya, Selasa, 26 Juni 2018.

Menurut Suroto, sebetulnya jumlah buruh di Karawang mencapai 374.474 orang. Namun, yang terdata memiliki hak suara ada 296 ribu buruh. 

"Kami kira, jumlah suara sebanyak itu sangat signifikan dalam menentukan hasil Pilgub Jabar," katanya.

Dijelaskan pula, sektor industri terbesar yang menyumbang hak suara terbesar adalah sektor Sandang Kulit dan Tekstil (TSK) dengan jumlah 22 ribu suara buruh. Sisanya berasal dari industri sektor manufaktur, metal, dan induatri lainnya.

Mengingat sangat besarnya suara buruh di Karawang, lanjut Suroto, pihaknya sengaja membuat surat pemberitahuan kepada 1.500 perusahaan industri di daerah lumbung padi itu untuk mengikuti peraturan pemerintah, yakni meliburkan karyawannya. Bahkan, industri yang mematuhi aturan trrsebut akan diberi sanksi tersendiri oleh Disnakertrans setempat.

"Perusahaan yang tetap mempekerjakan buruhnya pada pelaksanaan pemungutan suara tanggal 27 Juni 2018,  wajib membayar uang lembur dengan perhitungan dua kali 1/175 dikali besarnya upah atau gaji, di satu jam pertama," ujar Suroto.

Di tempat terpisah, KPU Karawang menargetkan tingkat partisipasi masyarakat dalam Pilkada serentak 2018 mencapai 70 persen dari total masyarakat yang mempunyai hak pilih. "Kami harap 70 persen dari 1,6 juta warga Karawang yang punya hak pilih dapat menyalurkan hak suaranya dengan baik," kata Ketua KPU Karawang, Riesza Afiat.***

Bagikan: