Pikiran Rakyat
USD Jual 14.558,00 Beli 14.460,00 | Umumnya berawan, 19.9 ° C

Terduga Teroris Ditembak Mati di Pamanukan

Yusuf Adji
SEBUAH foto dari warga memperlihatkan aktivitas olah TKP dan penanganan barang yang dicurigai bom oleh polisi di bawah simpang susun Pamanukan, Kabupaten Subang, Jumat 22 Juni 2018.
SEBUAH foto dari warga memperlihatkan aktivitas olah TKP dan penanganan barang yang dicurigai bom oleh polisi di bawah simpang susun Pamanukan, Kabupaten Subang, Jumat 22 Juni 2018.

SUBANG, (PR).- Warga Pamanukan Kabupaten Subang dibuat geger menyusul beredarnya kabar penyergapan terduga teroris di sekitar simpang susun (fly over) Pamanukan Subang, Jumat 22 Juni 2018 sekitar pukul 14.30 WIB. Aparat menembak mati seorang terduga teroris yang berusaha melarikan diri. Meski demikian, belum ada keterangan dari kepolisian terkait kejadian tersebut.

Perisitiwa itu membuat warga berdatangan, mereka berkumpul di sekitar lokasi kejadian yaitu persis di bawah simpang susun. Namun, mereka tak bisa mendekat karena setelah kejadian petugas langsung memasang garis polisi dalam radius cukup jauh.

Hal itu tak menyurutkan warga. Mereka terus berdatangan dan berkumpul di sekitar garis polisi sambil menyaksikan aktivitas petugas dari kejauhan.

Apalagi, di lokasi jumlah polisi cukup banyak. Selain itu, warga juga mendapat kabar ada tas yang dibawa terduga yang dicurigai berisi bom tengah ditangani polisi.

Dua kali ledakan



Selain melakukan pemeriksaan dan olah TKP, petugas Gegana tiba di lokasi dan berupaya menangani tas tersebut. Jumat sore, terdengar dua kali ledakan. Diduga, polisi meledakan tas yang dibawa terduga.

Informasi dari warga masih simpang siur. Namun, ada di antarnya yang menyebutkan awalnya ada mobil Toyota Avanza perak dan berhenti di bawah simpang susun, tepatnya di depan SDN Pamanukan 1. Penumpangnya keluar dan sempat mengobrol dengan seorang pedagang sepatu bekas. 

Ketika itu, datang petugas berseragam seperti pakaian antipeluru langsung menyergap empat orang dari mobil Avanza itu. Satu di antaranya berupaya melarikan diri sehingga ditembak petugas.

Setelah kejadian, petugas polisi berdatangan. Mereka mengamankan lokasi sekaligus melakukan penjagaan ketat. Apalagi, banyak warga berdatangan ingin menyaksikan jalannya olah TKP dan penanganan tas yang diduga berisi bom. Jalan di bawah simpang susun arah Jakarta, ditutup dan dipasangi garis polisi.

Penembakan



Dari kabar yang diterima sejumlah sumber, terduga yang ditembak tewas. Jenazah dibawa Puskesmas Pamanukan. Setelah itu kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Indramayu.

Petugas penjinak bom dari Polda Jabar tiba di lokasi. Setelah melakukan penanganan, sekitar pukul 16.55 WIB petugas meledakan tas tersebut. Kemudian, pada pukul 17.05 WIB terdengar ledakan kedua.

Sebelum proses ledakan dilakukan, petugas terlebih dulu mensterilkan lokasi. Warga yang berkerumun disuruh mundur hingga jarak aman. Jalan di sekitar simpang susun pun ditutup sementara selama jalannya peledakan.

Hingga kini, petugas masih terus nenyisir dan melakukan olah TKP. Arus lalu lintas dikawasan Pamanukan menjadi padat terhambat akibat banyaknya warga yang berkumpul menyaksikan jalannya pemeriksaan itu.***

Bagikan: