Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Umumnya berawan, 20.9 ° C

Antisipasi Kemacetan Tol Cipali, Polisi Berlakukan Contraflow di Km 130

Gelar Gandarasa
PETUGAS memberlakukan sistem contraflow di ruas tol Cipali km 130. Contra flow tersebut dilakukan untuk mencegah kepadatan kendaraan yang hendak memasuki rest area.
PETUGAS memberlakukan sistem contraflow di ruas tol Cipali km 130. Contra flow tersebut dilakukan untuk mencegah kepadatan kendaraan yang hendak memasuki rest area.

INDRAMAYU, (PR).- Arus balik tahun ini sudah dimulai. Hal itu terlihat dari padatnya arus lalu lintas yang ada di ruas tol Cipali.

Kepadatan terutama terjadi di ruas tol Cipali km 130 tepatnya rest area Cipali. Untuk menghindari penumpukan kendaraan petugas memberlakukan sistem contraflow.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Indramayu Asep Nugraha mengatakan, kepadatan arus lalu lintas di Cipali sudah terjadi semenjak Senin, 18 Juni 2018 malam. Terutama terjadi di ruas tol yang mengarah ke Jakarta. “Sudah padat dari malam,” kata Asep, Selasa, 19 Juni 2018.

Dia menambahkan, seperti biasa antrean kendaraan menumpuk di rest area km 130 tol Cipali. Tak ayal petugas pun akhirnya memberlakukan sistem contraflow guna mengurai kepadatan volume kendaraan.

Contraflow hanya dilakukan di rest area km 130 saja untuk menghindari rest area tersebut. Dengan demikian kepadatan antrean kendaraan bisa dicegah. “contraflow arus balik dari km 132 hingga km 129,” ujar Asep.

Contraflow tersebut dilaksanakan berdasarkan kepadatan arus di lapangan. “Kalau tadi pagi (Selasa) jam 00.30 hingga 3.00,” tuturnya.

Meski diberlakukan contraflow, kata Asep, petugas tidak melakukan pengalihan arus kendaraan ke ruas jalan Pantura. Soalnya contraflow hanya dilakukan di km 130 saja untuk menghindari antrean kendaraan yang hendak memasuki rest area.

Asep memperkirakan volume kendaraan di ruas tol Cipali akan terus melonjak memasuki akhir libur Lebaran tahun ini. Kepadatan kendaraan akan terus terjadi hingga 21 Juni mendatang. Soalnya para pegawai sudah harus memulai kembali aktivitas bekerja sehari-hari.

Sementara itu, untuk arus balik di Pantura masih didominasi oleh pemudik roda dua. Walaupun masih ada pemudik beroda empat.

Asep mengimbau kepada pemudik untuk tetap berhati-hati saat berkendara di jalan raya. Pemudik harus tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan berkendara sesuai aturan. Dengan demikian, antisipasi kecelakaan akibat kesalahan manusia bisa dicegah sejak dini.***

Bagikan: