Pikiran Rakyat
USD Jual 13.896,00 Beli 13.994,00 | Sebagian berawan, 18.8 ° C

Hasanah Luncurkan Kartu Boga Gawe, Jabar Cageur, dan Sakola Gratis

Joko Pambudi

BANDUNG, (PR).- Pasangan calon gubernur Jawa Barat nomor urut 2, Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan atau Hasanah, meluncurkan tiga kartu berbeda untuk mendukung program yang disiapkan. Dari tujuh program unggulan yang digulirkan, tiga diantaranya disosialisasikan dan diperkuat dengan bentuk nyata, yakni Boga Gawe, Jabar Cageur, dan Sakola Gratis.

Ketiga program ini memiliki kartu yang fungsinya berbeda-beda, namun bertujuan mempermudah masyarakat. Anton Charliyan menuturkan, Boga Gawe bertujuan untuk memperkuat keahlian masyarakat agar mudah mendapatkan pekerjaan. "Jadi kartu ini bagi penduduk yang belum punya pekerjaan akan dilatih secara khusus, sehingga kesempatan untuk bekerja bisa 75 sampai 100 persen. Sedangkan untuk yang sudah bekerja akan mendapat pelatihan khusus. Nantinya, mereka mendapat sertifikasi yang menunjukkan mereka tenaga kerja profesional," kata Anton, di Posko Relawan Hasanah, Rabu 9 Mei 2018.

Menurut Anton, Kartu Boga Gawe tidak hanya sekadar memberikan pekerjaan kepada masyarakat. Dengan pelatihan yang diberikan, masyarakat diharapkan bisa mandiri karena dilakukan di lingkungan mereka tinggal.

"Misal di kawasan tersebut mayoritas pabrik, pelatihan akan diarahkan ke industri. Perusahaan diwajibkan melatih khusus anak buahnya yang belum mendapat pelatihan, sehingga mendapat sertifikasi. Oleh karena itu, yang punya Boga Gawe sudah profesional, dan tidak diragukan lagi keahliannya," ujarnya.

Tak hanya pekerjaan, Hasanah juga memprioritaskan kesehatan warga Jabar. Karena itu, digulirkan pula program Jabar Cageur, yang fungsinya hampir mirip dengan BPJS Kesehatan.

"Kita akan proaktif, sehingga seluruh masyarakat miliki kartu Jabar Cageur," ujarnya.

Sementara anggota tim pemenangan Hasanah, Dwiputro Ariswibowo mengatakan program Jabar Cageur ini akan menjangkau hingga ke pelosok desa. Nantinya, kata dia, pihaknya bakal meningkatkan puskesmas rujukan di tiap kecamatan. Puskesmas yang ada harus diperbaiki, punya rawat inap, serta ambulans.

"Pemerintah Provinsi Jabar harus hadir untuk mewujudkan Jabar terjamin, terjamin sejahtera, terjamin tentram," katanya.***

Bagikan: