Pikiran Rakyat
USD Jual 14.325,00 Beli 14.025,00 | Berawan, 25.6 ° C

Kebakaran Hanguskan Ratusan Kios di Subang

Yusuf Adji

SUBANG, (PR).- Kebakaran melanda Pasar Cipeundeuy di Kecamatan Cipeundeuy, Subang, Sabtu 5 Mei 2018 sekitar pukul 1.20 dini hari. 

Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, tetapi ratusan kios ludes terbakar dan tak bisa diselamatkan. Sementara penyebab kebakaran belum diketahui pasti dan masih dalam penyelidikan petugas.

Warga dan pedagang panik saat melihat kepulan asap disusul kobaran api. Sebagian dari mereka berupaya memadam api sambil menunggu mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Namun, upaya warga tak membuahkan hasil, api terus membesar dan merembet sehingga kios yang terbakar semakin banyak. 

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung berupaya mengendalikan api. Lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Warga juga terus berupaya memadamkan api. Upaya mereka membuahkan hasil. Api mulai bisa dipadamkan sekitar pukul 4.00. 

Jumlah kios terbakar masih dalam pendataan, tetapi dari perkiraan sementara, hampir setengah jumlah kios di pasar itu terbakar. Dari sekitar 400 kios, 200 kios terbakar. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Subang Hidayat mengatakan, kebakaran pasar Cipeundeuy telah ditangani 5 unit mobil pemadam kebakaran. Selain mobil pemadam kebakaran DPKPB Subang, pemadaman dibantu pula mobil pemadam kebakaran dari purwakarta, Lanud Suryadarma, dan perusahaan di sekitar lokasi. 

"Api bisa dipadamkan sekitqr pukul 4.00. Sekarang masih proses pendinginan. Dari tim Damkar Subang diturunkan lima regu berjumlah 20 orang," ujarnya.

Hidayat menyatakan, kebakaran diketahui setelah mendapat laporan dari PKL sekitar pukul 1.20 WIB. Jarak yang cukup jauh dari pusat kota ke Cipeundeuy membuat tim pemadam kebakaran baru tiba di lokasi sekitar pukul 2.00. Penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Dugaan sementara akibat hubungan arus pendek listrik. 

Kerugian dan jumlah kios terbakar belum diketahui pasti, masih dalam pendataan. "Namun informasi sementara yang kami terima, dari 400 kios di pasar itu, setengahnya atau 200 kios terbakar," ujarnya.***

Bagikan: