Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Cerah berawan, 22.4 ° C

Bayi Perempuan dalam Kardus Ditemukan di Pinggir Jalan

Nurhandoko
Perawat Puskesmas Panjalu, Kabupaten Ciamis menggendong bayi perempuan yang ditemukan di dalam kardus tepi jalan raya Pajnalu- Sukamantri, Rabu, 14 Maret 2018. Hingga saat ini, belum diketahui orangtua yang tega membuang bayi tersebut.*
Perawat Puskesmas Panjalu, Kabupaten Ciamis menggendong bayi perempuan yang ditemukan di dalam kardus tepi jalan raya Pajnalu- Sukamantri, Rabu, 14 Maret 2018. Hingga saat ini, belum diketahui orangtua yang tega membuang bayi tersebut.*

CIAMIS,(PR),- Sesosok bayi perempuan yang diperkirakan baru berumur sehari ditemukan di dalam kardus di tepi jalan raya Panjalu – Sukamantri, Kabuoaten Ciamis, Rabu, 14 Maret 2018. Saat ditemukan bayi mungil yang masih merah tersebut dibalut dengan mukena warna putih.

Saat ini bayi cantik yang dibuang orang tuanya tersebut dirawat di Puskesmas Panjalu untuk mendapatkan perawatan. Sosok bayi malang dalam kardus, pertama ditemukan oleh Jaya Harjadiraksa (23) warga Mekarwangi, Kecamatan Sukamantri.

Menurut Jaya, penemuan tersebut bermula saat dalam perjalanan pulang ke rumah dari Bandung. Ketika melintas di Blok Pasir Haur, dia mendengar suara orang memanggil “Woi”.

Merasa ada yang aneh, Jaya menghentikan sepeda motornya. Ketika menengok ke belakang  orang yang memanggilnya tidak ada, hanya ada kardus di tepi jalan.

“Saya penasaran ketika ada yang memanggil, ketika dilihat ternyata tidak ada siapa-siapa, hanya kardus. Suasana sekitar sepi, saya sempat takut,” ungkap Jaya, Rabu, 14 Maret 2018.

Masih diliputi penasaran, Jaya menghampiri kardus, selanjutnya disentuh dengan kaki. Saat itu terdengar suara dari dalam kardus. Setelah diintip, Jaya kaget, melihat wajah bayi yang masih merah.

Dalam kekagetannya, Jaya menghubungi orang tuanya seraya memberitahukan temuan tersebut. Namun demikian tidak berani menyentuh. Dia juga menghentikan setiap ada orang yang melintas jalan tersebut. Akan tetapi semuanya juga mengaku kaget.

“Saya baru berani menyentuh setelah banyak orang  berkumpul. Bayi tersebut diselimuti mukena warna putih, dikeluarkan dari dalam kardus. Selanjutnya dibawa ke Polsek Panjalu,” ungkapnya.

Sementara itu beberapa warga melaporkan temuan tersebut ke Polsek Panjalu. Dalam waktu singkat anggota polisi bersama dengan warga membawa bayi tersebut ke Puskesmas Panjalu untuk mendapatkan perawatan.

Terpisah Bidan Puskesmas panjalu Oja memerkirakan bayi peremuan tersebut lahir 14 jam sebelum ditemukan, atau pada hari Senin, 12 Maret 2018 dini hari. Saat ditemukan bayi dengan berat 2,7 kilogram dan panjang 47 sentimeter, dalam keadaan bersih, dan tali arinya masih utuh.

“Kondisi bayi dalam keadaan sehat dan normal. Kulitnya masih merah dan tangisannya juga lantang,” ungkapnya.***

Bagikan: