Pikiran Rakyat
USD Jual 14.317,00 Beli 14.219,00 | Sebagian berawan, 17.7 ° C

Pemulangan Jenazah Pekerja Migran yang Meninggal di Taiwan Belum Pasti

Yusuf Adji

SUBANG, (PR).- Seorang pekerja migran Indonesia asal Kabupaten Subang meninggal di Taiwan.

Pemulangan Jenazah Robiyanti pekerja migran asal Desa Mariuk Kecamatan Tambakdahan Kabupaten Subang masih menunggu kepastian hari dan jamnya. Romiyanti meninggal dua hari setelah mendapat kabar dari keluarga, suaminya tewas terkena sengatan listrik.

"Kami mendapat laporan dari keluarganya, Robiyanti Binti Junaedi meninggal di Taiwan. Setelah kami telusuri ternyata benar, penyebabnya akibat sakit diduga karena serangan jantung dan darah tinggi. Kejadiannya dua hari setelah mendapat kabar suaminya di kampung halaman meninggal tersengat listrik," kata Kepala Seksi Penempatan dan Perlindungan TKI, Bina Peta, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kabupaten Subang, Indra Suparman, Selasa 13 Maret 2018.

Dia mengatakan berdasarkan keterangan keluarga, Rubinyanti sempat komunikasi dan mengetahui suaminya meninggal 22 Februari 2018. Selang dua hari keluarga mendapat kabar Robiyati meninggal 24 Februari 2018 lalu. "Kami dapat informasi Rubiyanti sempat meminta dipulangkan ke tanah air, ketika tahu suaminya meninggal. Namun tanggal 24 Februari saat dibangunkan majikannya ternyata sudah meninggal," ujarnya.

Dikatakan Indra, ketika mendapat laporan dari keluarga dan Kades Mariuk, dinas langsung menghubungi PJTKI yang memberangkatkannya. Ternyata Rubiyanti itu PMI legal dan perusahaan menyatakan siap memulangkan jenazah sang pekerja migran itu karena masih dalam kontrak kerja. "Kami dapat kepastian dari BNP2TKI, ditindaklanjut ke Kemenlu dan Kantor Kedutaan Indonesia di Taiwan," katanya.

Indra mengungkapkan kepastian waktu pemulangan Jenazah masih menunggu informasi lebih lanjut, utamanya terkait hari dan jamnya. Kalau itu sudah ada bisa dipastikan kedatangan dan nomor pesawat yang membawanya. "Sekarang kami masih nunggu Berita Faks dari BNP2TKI. Kalau sudah pasti kami segera menjemput jenazahnya di bandara," ujarnya.***

Bagikan: