Pikiran Rakyat
USD Jual 14.116,00 Beli 14.214,00 | Cerah berawan, 28.7 ° C

Ridwan Kamil Janji Bangun Monumen KH Noer Ali

Muhammad Irfan
CALON Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berziarah ke makam Pahlawan Nasional KH Noer Ali di kawasan Pesantren At Taqwa, Ujung Harapan,  Kabupaten Bekasi, Rabu, 28 Februari 2018.*
CALON Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berziarah ke makam Pahlawan Nasional KH Noer Ali di kawasan Pesantren At Taqwa, Ujung Harapan, Kabupaten Bekasi, Rabu, 28 Februari 2018.*

CIKARANG, (PR).- Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berziarah ke makam Pahlawan Nasional KH Noer Ali di kawasan Pesantren At Taqwa, Ujung Harapan, Kabupaten Bekasi, Rabu, 28 Februari 2018. Pahlawan yang mendapat julukan Singa Karawang dan Bekasi dan Belut Putih ini mendapat predikat sebagai pahlawan nasional pada 2006.

Menurut Ridwan Kamil, negeri ini tegak karena perjuangan para kyai. KH Noer Ali merupakan wajah perjuangan kyai yang paling paripurna. Dia berhasil menggerakkan perjuangan rakyat melawan penjajahan Belanda di wilayah Karawang dan Bekasi.

"Penghormatan kami sebagai generasi penerus adalah mengisi kemerdekaan ini dengan prestasi. Perjuangan KH Noer Ali sangat menginspirasi bahwa perjuangan yang tak luar biasa akan membuahkan hasil berupa kemerdekaan negeri ini," kata Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil.

Kang Emil mengatakan, sosok KH Noer Ali adalah pejuang sejati yang berjuang bersama para santri dan rakyat melawan penjajah Belanda di wilayah Karawang, Bekasi, hingga Cikampek. Dia juga pernah memegang jabatan penting. Di antaranya, menjadi Ketua Laskar Rakyat Bekasi dan Komandan Batalyon III Hisbullah Bekasi dan Komandan Markas Pusat Hisbullah-Sabilillah (MPHS) Jakarta Raya di Karawang.

Bertemu kakek



"Mengenai komandan Hisbullah, dalam pikiran saya, KH Noer Ali kemungkinan pernah bertemu dengan kakek saya KH Muhyidin karena sama-sama komandan Hisbullah. Kalau perjuangan kakek saya di wilayah Subang, Purwakarta dan Subang, sedangkan beliau di wilayah Bekasi dan Karawang. Sebagai sesama komandan Hisbullah kemungkinan mereka pernah berkoordinasi," ujar Kang Emil.

Menurut Kang Emil, Noer Ali adalah contoh pemimpin yang berjuang sampai titik darah penghabisan. Dia pernah memimpin gerilya di Jawa Barat saat terjadi agresi militer ke-2. Dia juga menjadi teladan bagi santri dan rakyatnya, berani tampil di depan, dan melatih santri dan rakyat untuk bertempur bersama melawan penjajah.

Kang Emil menyatakan, jika dia ada takdirnya menjadi Gubernur Jawa Barat, dia akan membuat monumen nasional sebagai penghormatan kepada KH Noer Ali. "Monumen ini sebagai bentuk penghormatan generasi penerus dalam sebuah tempat yang baik. Melalui monumen itu, semua orang akan tahu perjuangan KH Noer Ali. Saya akan perjuangankan," ujar Kang Emil.

KH Amin Noer, putra Noer Ali mengungkapkan bahwa rencana pembangunan monumen perjuangan KH Noer Ali sudah direncanakan lama, tapi masih ada tarik-menarik antara Pemerintah Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi. "Kita berdoa, kalau Pak Ridwan Kamil terpilih semoga monumen perjuangan KH Noer Ali itu bisa terwujud," katanya.***

Bagikan: